Apresiasi Terhadap Kota Semarang Dalam Anggota OGP Baru

SEMARANG (Awal.id) – Lolosnya Kota Semarang dalam jajaran anggota Open Government Partnership (OGP) Lokal Tahun 2020 ditindaklanjuti dengan audiensi dan pendampingan langsung dari Sekretariat dan Tim Tenaga Ahli Kebijakan Publik Open Government Indonesia, Senin (23/11).

Kehadiran Sekretariat OGP ini, menurut Walikota Kota Semarang, Tavip Supriyanto, akan memberikan manfaat dan masukan langsung terkait peningkatan pelayanan di Kota Semarang. Sebelumnya, Kota Semarang bersama 4 kota lain di Indonesia bergabung masuk dalam OGP lokal yang hanya beranggotakan 20 kota perwakilan dari berbagai belahan dunia.

Sementara, Slamet Soedarsono, selaku Deputi Politik Hukum, Pertahanan dan Keamanan Bappenas, menyampaikan apresiasi kepada Kota Semarang yang telah masuk ke dalam kelas elit OGP.

“Proses panjang yang dimulai sejak tahun 2015 alhamdulillah membuahkan hasil baik mulai dari perencanaan hingga implementasi pembangunan di Kota Semarang,” ungkap Slamet.

“Keterbukaan informasi terbukti telah menjadi kanal yang baik bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyalurkan aspirasi pembangunan sehingga terwujud akuntabilitas dan pembangunan yang semakin baik pula,“ lanjutnya.

Keanggotaan Kota Semarang ini disaring salah satunya dari penyediaan informasi dan respon cepat terhadap berbagai kondisi yang ada.

“Kami telah melakukan sejumlah upaya seperti edukasi masyarakat, kampung siaga candi hebat, yustisi ruang publik hingga perkantoran. Hal ini dilakukan mengingat munculnya kluster keluarga dan perkantoran paska liburan,” ungkap Tavip.

Lebih lanjut, dalam penanganan pandemi Covid-19 Kota Semarang menerapkan PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat), transparansi dalam penyampaian informasi seputar perkembangan dan persebaran Covid-19 melalui website siagacorona.semarangkota.go.idhingga penyaluran bantuan sosial.

Kehadiran Tim ini, lanjut Tavip, diharapkan dapat menjadi pemantik untuk semakin baik di dalam memberikan pelayanan kepada warga masyarakat melalui konsep bergerak bersama termasuk koordinasi dengan akademisi, dan organisasi non pemerintah, LSM seperti Transparency lnternational Indonesia (TII) dan Pattiro.

Dengan bergabung dalam keanggotaan OGP ini, Kota Semarang akan memiliki jejaring dan peluang berbagi informasi dengan berbagai kota di dunia.

CR: PEMKOT SEMARANG

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *