Pelatihan Public Speaking Kalangan Guru SMP Oleh UNDIP Semarang

SEMARANG (Awal.id) – Tim Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (Undip), kembali melaksanakan agenda tahunan berupa pelatihan public speaking dikalangan guru SMP di Kota Semarang. Pelatihan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Departemen Ilmu Komunikasi Undip.

Pelatihan public speaking kali ini diadakan di SMP Cinde Semarang. Walaupun sedang dalam kondisi pandemi Covid-19, segala protokol kesehatan tetap dipatuhi dan diterapkan dengan baik. Pada pelatihan ini, materi mengenai public speaking disampaikan oleh dosen Ilmu Komunikasi yakni Dr. Adi Nugroho, M.Si, Agus Naryoso, S.Sos, M.Si, dan Arifa S.Sos, M.Ikom.

Pelatihan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP Cinde Semarang,
Muh. Syaeful Pratiknyo, S.Pd dan kemudian disambung oleh Dr. Adi Nugroho, M.Si selaku
ketua penyelenggara Pelatihan public speaking.

“Pelatihan public speaking ini dimaksudkan agar Bapak Ibu guru sekalian nanti mampu memiliki kemampuan public speaking yang baik agar informasi yang disampaikan kepada publik, dalam hal ini yang paling utama yaitu para murid, orang tua, dan masyarakat di sekitar lingkungan sekolah dapat diterima dengan baik. Selain itu sisipkanlah sedikit humor saat sedang mengajar agar kegiatan belajar mengajar menjadi interaktif”, ujar Dr. Adi Nugroho, M.Si dalam sambutan sekaligus penyampaian materi pertama dari pelatihan ini.

Kemudian materi selanjutnya disampaikan oleh Arifa S.Sos, M.Ikom yang membahas tentang ‘well prepare” yang harus dilakukan guru sebelum mengajar muridnya. Mempelajari karakteristik murid dari segi demografis, geografis, dan psikografis merupakan salah satu cara agar dapat dengan mudah menyesuaikan gaya penyampaian materi pembelajaran.

Selain itu audience juga diberikan tips dan trik untuk membuat suasana belajar mengajar menjadi fun. Dengan cara memperhatikan gesture tubuh saat sedang mengajar, tidak menggunakan robot voice dan dog talker dalam menyampaikan materi kepada murid, melainkan dengan story telling agar pelajaran yang disampaikan menjadi menarik.

Kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan sesi praktek dan tanya jawab oleh audience, juga sesi foto bersama di SMP Cinde Semarang. Acara ini berlangsung dengan kondusif serta serta interaktif yang dihadiri oleh 14 guru SMP di Kota Semarang yang berasal dari berbagai SMP di Kota Semarang seperti SMPN 8 Semarang, SMPN 39 Semarang, dan SMP Cinde Semarang.

CR: Metro Semarang

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *