Jateng Terima Tambahan Vaksin 248.600 Vial

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

SEMARANG (Awal.id) – Provinsi Jawa Tengah akhirnya menerima vaksin tambahan dari Kementerian Kesehatan, akhir pekan lalu. Jumlah vaksin yang diterima sebanyak 248.600 vial atau dosis vaksin dan langsung dibagi ke 12 daerah.

“Sudah dilaporkan ke saya, jadi Jateng itu dapat 248.600 vial dan ini diangkut dengan 4 mobil vaksin dan sudah masuk ke kita lalu kita sudah langsung menyiapkan proses distribusinya,” ucap Ganjar ditemui di rumah dinasnya.

Vaksin yang diterima di gudang Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, juga langsung dibagikan ke 12 daerah untuk melaksanakan tahap pertama vaksinasi.

“Alhamdulillah langsung kita siapkan untuk penyerahan, dan sampai dengan informasi terakhir Karanganyar, Salatiga, Batang, Grobogan, Kudus, Boyolali, Pati, Kendal, Jepara, Klaten, Demak dan Wonogiri sudah ngambil,” bebernya.

Selain itu, Ganjar mengatakan, Plh Sekda Jateng Prasetyo Aribowo juga telah mengirimkan surat kepada 12 kepala daerah tersebut. Surat tersebut adalah instruksi untuk melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi.

“Nah kita mau harapannya Senin Bupati Forkopimda sudah menjadi contoh seperti di provinsi dan pusat untuk mereka disuntik vaksinasi, langsung diikuti seluruh Nakes. Sehingga harapannya percepatan kita terlaksana, itu untuk tahap pertama mereka,” ujar Ganjar.

Ganjar berharap, daerah yang telah mengambil vaksin dalam  waktu satu hari yakni Minggu (24/1), bisa segera mempersiapkan pelaksanaan sehingga Senin langsung dilakukan vaksinasi.

Di sisi lain, Ganjar menegaskan untuk pelaksanaan vaksinasi ke dua bagi 3 daerah pertama juga siap dilakukan pada 28 Januari mendatang. Vaksin yang digunakan tentu menggunakan vaksin dari vaksin yang pertama kali diterima Jateng.

Sementara itu, Ganjar mengatakan, pihaknya menerima apresiasi dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terkait pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya. Ganjar menyebut proses vaksinasi berlangsung baik dan cepat juga tak lepas dari izin Menkes untuk melakukan perbaikan sistem. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *