Pasangan Good Looking Vs Good Attitude, Pilih Mana?

SEMARANG (Awal.id) – Permasalahan duniawi seolah tidak ada habisnya memang. Perdebatan soal ini dan itu sampai antara A dan B selalu menarik perhatian untuk dibincangkan bahkan kalau perlu dibakuhantamkan. Manusia sepertinya memang suka mencari penyakit tentang perselisihan dan perbedaan.

Begitu pula dalam hal memilih pasangan. Manusia suka berbeda pendapat soal mana yang lebih baik. Misalnya, lebih baik yang good looking atau good attitude? Saya yakin, kalian sendiri pun pasti punya point of view masing-masing.

Jika kita berpikir menggunakan akal sehat, antara yang good looking dan good attitude, jelas good looking lebih punya keunggulan branding yang menonjol.

Jelas bukan kalau good looking alias cakep paling tidak punya simpanan satu nyawa lebih daripada si good attitude. Paling tidak semua orang saat baru pertama bertemu nggak mungkin langsung bisa pakai jutsu membaca pikiran ala klan Yamanaka. Yang dilihat pasti muka atau kalau nggak liat muka, ya liat tampilan lah.

Lantas gimana dong buat si good attitude? Inilah yang sering menjadi faktor x. Khususnya jika kita bicara cowok atau cewek lebih tertarik punya pasangan good looking atau good attitude. Bagi sebagian orang, baik itu cowok atau cewek, ada yang mengatakan bahwa good looking itu sangat perlu.

Alasannya sederhana, tampilanmu adalah kepribadianmu. Tapi itu bukanlah pilihan final dan mutlak bagi semua cewek dan cowok. Karena itu tadi, ada faktor x yang menyebabkan wajah ganteng atau cantik saja tidak cukup. Dan faktor x itu adalah sikap alias good attitude.

Namun, pasti selalu ada di antara mereka yang nggak terlalu peduli sama kelakuan pasangan. Asalkan ganteng atau cantik aja, sikapnya sampah ya bodo amat. Ada juga mereka yang justru melihat suatu ketampanan atau kecantikan justru dari sikap. Walau wajahnya pas-pasan tapi kelakuannya good, maka orang tersebut dinilai good looking dan good attitude. Emang ada yang begitu? Banyak, hanya saja jumlahnya tidak sebanyak mereka yang hanya melihat dari good looking-nya saja.

Tetap yang menang good looking, dong?

Alaminya memang seperti itu, cowok mana sih yang nggak suka cewek cantik. Dan cewek mana sih yang nggak suka cowok ganteng. Nggak usah hipokrit, deh. Namun, tidak semua manusia tunduk dengan kecenderungan alamiahnya itu. Seiring bertambahnya waktu, ganteng saja nggak cukup.

Ada deretan hal baru yang membuat kecenderungan alamiah (good looking) tidak menjadi satu-satunya patokan untuk jatuh cinta. Dan salah satu deretan hal baru yang mendobrak kecenderungan alamiah manusia adalah adanya good attitude. Kalau dibikin perbandingan 10:6. 10 untuk good looking dan 6 untuk good attitude.

Kesimpulannya jelas, yang lebih baik dijadikan pasangan adalah yang good looking dan good attitude. Apalagi jika ditambah yang good economy. Kalau bisa semua, kenapa harus salah satu? (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *