Dua Pemain PSIS Divaksin, Septian David Berharap Vaksinasi Bikin Situasi Aman, dan Kompetisi Bisa Digelar

Septian David Maulana dan Alfeandra Dewangga Santosa menunjukkan surat undangan vaksin tahap kedua
Septian David Maulana dan Alfeandra Dewangga Santosa menunjukkan surat undangan vaksin tahap kedua

SEMARANG (Awal.id) – Dua pemain PSIS Semarang, Septian David Maulana dan Alfeandra Dewangga Santosa disuntik vaksin Covid-19, di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (22/2/2021).

Kedua punggawa Laskar Mahesa Jenar ini ditunjuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah sebagai perwakilan atlet yang menerima vaksinasi. Sebelumnya mereka mendapat undangan untuk mengikuti program vaksinasi bersama sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Provinsi Jateng.

Sebelum divaksin, Septian David dan Dewangga diwajibkan untuk mengikuti prosedur penyuntikan vaksin dengan discreening terlebih dahulu, seperti melakukan tensi, pengukuran suhu tubuh, wawancara, dan validasi data. Setelah prosedur tersebut dilewati, Septian David dan Dewangga disuntik vaksin.

Usai divaksin, Septian David dan Dewangga diminta untuk menunggu 30 menit supaya memastikan tidak ada efek samping dan mendapatkan kartu vaksinasi tahap pertama.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyempatkan diri untuk mengamati proses vaksinasi Cavid-19 kepada Septian David.  “Wis gek divaksin, ben kompetisine mulai meneh. Logone PSIS diketokke to ben luweh gagah,” kata Ganjar kepada Septian David.

Sementara itu, Septian David mengaku lega setelah menerima vaksin. Dia mengaku suntik vaksin ini tidak sakit seperti yang dibayangkan sebelumnya.

“Alhamdulillah sudah menerima vaksin. Awalnya deg-degan, tapi setelah itu lega karena ndak sakit. Semoga ikhtiar kita bersama lewat vaksin bisa membuat situasi lebih baik dan tentunya kompetisi bisa segera dimulai seperti semula,” kata Septian David.

Pernyataan senada dilontorkan rekan setimnya, Dewangga.  Menurut dia, masyarakat tidak perlu takut divaksin Covid-19.  Pemain bernomor punggung 19 ini berharap setelah program vaksinasi selesai dilaksanakan, kehidupan masyarakat bisa berangsur normal seperti semula.

“Sejak divaksin hingga menunggu 30 menit, alhamdulillah tidak ada efek samping dan aman. Semoga ke depan vaksinasi bisa merata dan nantinya kehidupan dan kompetisi sepak bola bisa normal seperti sebelum Covid-19,” ujar Dewangga.

Dua pekan lagi atau tepatnya pada Senin (8/3), Septian David dan Dewangga akan menjalani vaksinasi tahap kedua di RSUD Tugurejo, Semarang. (*)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *