Hujan Genangi Bandara dan Stasiun, Lalu Lintas Darat Terganggu

SEMARANG (Awal.id) – Cuaca buruk dan hujan yang turun sejak Jumat malam, mengakibatkan Bandara Ahmad Yani Semarang ditutup sementara karena ada genangan air di sekitar runway.

“Telah terjadi genangan air di sekitaran runway Bandara Jenderal Ahmad Yani saat dilakukan pengecekan secara rutin di pagi hari. Namun saat ini sedang dilakukan langkah-langkah antisipasi dengan cara pengaktifan 54 unit pompa untuk menghindari terjadinya banjir di area bandara,” kata Stakeholder Relation Manager Bandara Ahmad Yani, Heri Trisno Wibowo, lewat pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (6/2).

Pesawat Garuda Indonesia GA 232 rute Jakarta-Semarang, sempat terdampak kondisi Bandara yang tidak memungkinkan. Selama penutupan sementara, pihak Bandara terus melakukan pembersihan runaway.

“Sampai dengan saat ini terdapat satu penerbangan terdampak. Koordinasi ketat juga dilakukan oleh unit terkait. Hal ini terjadi dikarenakan cuaca buruk dan hujan deras yang tak kunjung berhenti sejak tadi malam,” tutur Heri Krisna.

“Berdasarkan NOTAM Nomor : B0177/21 NOTAMN perihal RWY 13/31 tutup, Bandara Jenderal Ahmad Yani tidak beroperasi sementara sampai dengan pukul 09.00 WIB untuk sementara dilakukan pembersihan genangan air di area runway,” tambah Heri.

Hujan yang sampai saat ini masih mengguyur Kota Semarang memang mengakibatkan beberapa wilayah tergenang air, baik jalur lalu lintas darat maupun permukiman warga.

Hal serupa juga terjadi di Stasiun Tawang. Air menggenang sampai di ruang tunggu calon penumpang. Sementara kemacetan kendaraan akibat banjir terjadi di kawasan Mangkang dan wilayah timur, antara lain kawasan Bubakan dan Kaligawe. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *