Jangan Sembarangan! Ini Cara Merawat Tanaman Hias Keladi Yang Benar

Tanaman Keladi
Tanaman Keladi

SEMARANG (Awal.id) Berkebun menjadi salah satu hobby baru yang naik daun akibat pandemi. Berbagai tanaman hias pun diburu untuk memenuhi halaman maupun sudut rumah. Salah satu tanaman yang menjadi incaran para pecinta tanaman ini adalah keladi.

Tanaman caladium atau lebih populer dengan sebutan tanaman keladi ini merupakan tanaman tropis yang memiliki dedaunan yang hampir tak tertandingi dan merupakan tanaman hias yang mencolok.

Tanaman tersebut sangat mudah dirawat dan juga dapat ditanam di luar ruangan. Keladi memiliki daun besar, berbentuk panah, dan setipis kertas dalam berbagai warna serta pola yang mencolok. Keladi juga memiliki berbagai warna yang sangat cantik. Ada yang berwarna putih, hijau, merah, bahkan merah muda yang berbintik-bintik, berurat, dan bergaris. Tak heran, tanaman ini banyak digandrungi oleh pecinta tanaman hias.

Namun, tanaman ini memiliki beberapa kekurangan, di antaranya adalah keladi membutuhkan kelembaban yang sangat tinggi, sama sekali tidak tahan dingin, dan beracun bagi hewan peliharaan serta manusia, loh.

Meskipun demikian, dengan perawatan yang tepat tanaman keladi akan sangat cocok untuk menghiasi rumah.

Melansir The Spurce, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat merawat tanaman hiias keladi. Di antaranya adalah:

  1. Cahaya

Kaladium lebih menyukai sangat sensitif jika sinar matahari langsung. Jika ditanam di luar ruangan, sebaiknya taruh di tempat yang teduh, karena sinar matahari penuh menghanguskan daun mereka.

  1. Kualitas Tanah

Tanam keladi dalam campuran pot yang sudah diisus campuran tanah dan gambut yang lembab. PH tanah yang ideal untuk keladi adalah sedikit asam, yaitu 5,5 sampai 6,2.

  1. Air

Sirami seperlunya untuk menjaga tanah tetap lembab. Jangan biarkan tanaman mengering. Segera hentikan penyiraman tanaman saat daun mulai mati.

  1. Toksisitas Caladium

Tanaman keladi termasuk tanaman beracun, meskipun masih aman untuk disentuh. Karena itu, jauhkan tanaman keladi tersebut dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Menelan daunnya bisa menyebabkan bengkak, sakit mata, diare, dan muntah pada manusia. Jika hewan peliharaan seperti anjing atau kucing menelannya, mereka bisa menderita nyeri dan pembengkakan pada mulut, lidah, dan bibir, mengeluarkan air liur yang berlebihan, kesulitan menelan, dan sering muntah

  1. Pupuk

Jangan lupa untuk tanaman keladi setiap minggunya dengan pupuk cair.

  1. Suhu dan Kelembaban

Tanaman keladi akan tumbuh dengan subur di suhu hangat sekitar 70 fahrenheit atau 21 derajat celcius, tetapi kelembabannya terjaga.

Itulah beberapa cara merawat tanaman hias keladi dengan benar, selamat mencoba. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *