Kementrian Perhubungan Akan Kawal Penggunaan GeNose C-19 di Indonesia

Budi Karya Sumadi mengunjungi di Stasiun Tugu Yogyakarta, Minggu (14/2/2021).
Budi Karya Sumadi mengunjungi di Stasiun Tugu Yogyakarta, Minggu (14/2/2021).

YOGYAKARTA (Awal.id) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kementriannya akan mengawal penggunaan GeNose-19 di Indonesia. Alat pendeteksi Covid-19 buatan Universitas Gajahmada Yogyakarta  ini akan dipasang di 44 stasiun kereta api.

“GeNose ini alat tepat guna, tepat waktu dalam situasi saat ini. Penggunaan alat ini mudah, dan tidak membuat sakit calon penumpang dan harganya murah,” kata Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan di Stasiun Tugu Yogyakarta, Minggu (14/2/2021).

Menhub mengatakan GeNose yang merupakan alat deteksi Covid-19 hasil inovasi anak bangsa sudah sepatutnya didukung oleh semua pihak. Dengan pendektesian secara cepat ini diharapkan Indonesia bisa cepat mengantisipasi dan mencegah penularan wabah virus yang mematikan tersebut.

Dari 44 stasiun yang akan dilengkapi dengan alat GeNose, mulai hari hari ini juga akan diterapkan di enam stasiun baru, yakni di Stasiun Gambir, Stasiun Solo Balapan Stasiun Bandung, Stasiun Cirebon, Stasiun Tawang Semarang, dan Stasiun Pasar Turi Surabaya.

“Kemenhub akan mengawal penerapan GeNose, tidak berhenti di Stasiun, namun juga di fasilitas layanan lain seperti perkantoran dan lapangan terbang,” katanya.

Menurut Menhub, Kementerian juga akan melakukan evaluasi atas penggunaan sistem screening GeNose untuk Covid-19.

Dalam kunjungan ke Stasiun Yogyakarta, Budi Karya juga bertemu perwakilan dari UGM, di antaranya Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM, Paripurna dan tim pengembang GeNose UGM Kuwat Triyana serta Dian Kesumapramudya Nurputra.

Paripurna menyatakan, kemungkinan penerapan itu akan dilakukan secara bertahap setelah memantapkan penerapan di stasiun kereta api.

Sementara Direktur PT KAI Didiek Hartantyo mengungkapkan, semenjak diterapkan di dua stasiun awal, yakni Tugu dan Pasar Senen, GeNose mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat. Oleh karenanya, penambahan layanan di berbagai stasiun ini menjadi salah satu upaya dari PT KAI untuk merespons hal tersebut. (*)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *