Nurdin Pernah Terima Penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nurdin Abdullah saat menerima penghargaan dari  Bung Hatta Anti-Corruption Award pada tahun 2017.
Nurdin Abdullah saat menerima penghargaan dari  Bung Hatta Anti-Corruption Award pada tahun 2017.

JAKARTA (Awal.id) – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 26 Februari 2021 tengah malam.

Di panggung pemerintahan daerah, Nurdin bukanlah sosok baru. Pria kelahiran Pare-Pare 7 Februari 1963 ini pernah menjabat sebagai Bupati Bantaeng dua periode. Di antaranya periode 2008 – 2013 dan 2013 – 2018.

Ketika menjabat sebagai Bupati Bantaeng, Nurdim berhasil membawa transformasi Kabupaten Bantaeng dari daerah tertinggal menjadi salah satu pusat ekonomi baru di Sulsel. Nurdin cukup serius menggarap sektor pertanian.

Bahkan, pada tahun 2017 lalu, Nurdin Abdullah memperoleh penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) 2017. Seperti diketahui BHACA diberikan untuk individu yang dinilai bersih dari praktik korupsi, tak menyalahgunakan kekuasaannya, dan memiliki pengaruh di masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

Di luar itu, semasa menjabat sebagai bupati, berbagai penghargaan juga pernah diterimanya. Mulai dari presiden, menteri hingga dari berbagai organisasi swasta maupun nirlaba.

Prestasi inilah yang kemudian membawa Nurdin merebut kursi Sulsel Satu pada tahun 2018. Bahkan setelah menjadi gubernur pun, berbagai penghargaan masih diterimanya. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *