Tanah Longsor Terjang 2 Desa di Kudus, BPBD dan Tim Relawan Ramai-ramai Bersihkan Material Longsoran

BPBD Kudus dibantuan tim relawan dan waga bergotong-royong singkirkan material longsor
BPBD Kudus dibantuan tim relawan dan waga bergotong-royong singkirkan material longsor

KUDUS (Awal.id) – Kabupaten Kudus ditimpa musibah tanah longsor. Longsor terjadi di sembilan titik yang tersebar di dua desa di Kecamatan Gebog, Rabu (24/2/2021).  Akibat tanah longsor tersebut, dua rusak mengalami rusak berat setelah tertimpa material longsoran.

Camat Gebog Bambang Gunadi menjelaskan tanah longsor di Desa Rahtawu tercatat ada satu titik di jalan utama menuju Rahtawu. Sedangkan di Desa Menawan terdapat delapan titik yang tersebar di Dukuh Kambangan, Ndersoyo, Dukuh Jambe, Dukuh Nogosari.

“Untuk tanah longsor di Desa Menawan, khususnya di Dukuh Kambangan mengakibatkan dua rumah warga rusak secara bervariasi,” kata Bambang Gunadi, di Kudus, Rabu (24/2/2021).

Bambang Gunadi merinci kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai belasan juta. Tebing setinggi 20 meter yang mengalami longsor juga menutup akses jalan desa setempat, sehingga hanya bisa dilalui sepeda motor.

Pembersihkan material tanah longsor yang menutupi akses jalan di Desa Rahtawu, sambung Bambang Gunadi, sudah dilakukan sehingga sejak pukul 09.45 WIB akses jalan di Desa Rahtawu bisa dilalui kendaraan bermotor. Sedangkan pembersihan longsoran tanah di Desa Menawan masih dalam proses, karena titik longsornya ada di delapan lokasi.

Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Menawan Hasyiruddin Freddy Arifin menambahkan dua rumah warga Desa Menawan yang rusak akibat tertimpa material longsor, yakni milik Sampurno di Dukuh Nogosari dan milik Sugiarto di Dukuh Kambangan.

“Masing-masing rumah warga tersebut, mengalami kerusakan pada bagian tembok belakang. Kedua rumah itu rusak parah lantaran tidak mampu menahan material longsor, sehingga menjebolkan tembok rumah.

Dibantu warga sekitar dan relawan bencana, pemilik rumah terdampak longsor langsung membersihkan dengan menyingkirkan material tanah yang menimbul rumah mereka.

Pembersihan juga dilakukan tim relawan dan BBBD Kudus pada akses jalan yang tertutup oleh longsoran tanah.

Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Menawan diperkirakan terjadi Rabu (24/2) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, setelah Selasa (23/2) malam diguyur hujan deras.

Curah hujan dengan intensitas tinggi sejak malam hari diduga mengakibatkan kontur tanah menjadi labil dan mengakibatkan longsor. (*)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *