Vita Mahaswari, CEO Vita Mahaswari Production: Pilih Profesi Sesuai Hasrat Hati

CEO Vita Mahaswari Production - Vita Mahaswari

SEMARANG (Awal.id) – Banyak orang mengamini bahwa melakukan kegiatan sesuai passion (hasrat/keinginan) merupakan sesuatu dambaan tersendiri. Terlebih lagi hasrat untuk melakukan kegiatan tersebut dapat menghasilkan uang. Tentu hal itu menjadi cita-cita bagi semua orang.

Kamus itu juga berlaku bagi Vita Mahaswari,   founding atau CEO Vita Mahaswari Production, Semarang.

Menurut Vita, panggilan akrab Vita Mahaswari, bukan passion yang menemukan kita, tapi kita-lah yang menemukan passion itu sendiri. Dalam artian, menemukan passion itu pasti dilalui sebuah proses. Ada yang mengalami proses dengan panjang, ada juga yang pendek. Proses pemilihan profesi (pekerjaan) berdasarkan hasrat hati itu pulalah yang mengantarkan Vita Mahaswari sampai pada titik sekarang ini.

Vita Mahaswari saat ditemui Awal.id

Vita pun juga tak keberatan menceritakan tentang prosesnya dalam menemukan passion kepada Awal.id saat ditemui di Semarang, Sabtu (13/2/2021).

Vita Mahaswari yang dikenal sebagai penyanyi dan vocal coach menuturkan pada awalnya ia bercita-cita sebagai polwan atau polisi wanita saat kecil. Namun, karena hobi dan bakatnya di bidang olahvocal (menyanyi) membuat perjalanan hidupnya menjadi fluktuatif, sehingga menyadarkanbahwa bernyanyi adalah passionnya.

“Cita-cita saya kecil tuh pingin jadi polwan. Tapi karena saya hobi menyanyi terus dan saya juga pernah bekerja pada sebuah grup entertainment selama 13 tahun sebagai entertain dan penyanyi, akhirnya saya sadar inilah titik balik saya,” tutur wanita kelahiran 8 September 1976 ini.

Bermula dari titik balik itulah akhirnya Vita Mahaswari keluar dari zona nyamannya sebagai pegawai dan memutuskan untuk menahkodai grup entertainment-nya sendiri yang dikenal sebagai VMP (Vita Mahaswari Production) ini.

“Titik balik itulah yang akhirnya membuat saya sadar. Akhirnya saya memberanikan diri untuk keluar dari zona nyaman saya dari pekerjaan sebelumnya. Dan saya nahkodai sendiri grup entertainment saya ini,” bebernya.

Mulai dari Nol

Bermodalkan passion, kerja keras dan pengalaman Vita Mahaswari mampu konsisten menjalankan grup entertainment-nya tersebut hingga kini berusia 9 tahun.

“Semuanya bener-bener berawal dari nol. Dari saya dulu yang ikut orang yang apapun tinggal ikut aja. Terus kalau ada apa-apa pasti ada yang back up, minim resiko ibaratnya. Sekarang saya bikin grup sendiri yang saya nahkodai sendiri juga, dengan segala perjuangan semuanya saya maintenance sendiri. Tapi saya senang gitu, enjoy. Dan nggak kerasa loh VMP udah jalan 9 tahun aja,” tuturnya.

VMP sendiri memiliki beberapa divisi salah satunya adalah vocal course, yaitu les vocal atau menyanyi. Ada juga divisi VMP Creative, yaitu divisi yang bergerak di bidang kreatif seni. Berupa mengonsep ide unik pada sebuah acara event. Serta yang terbaru adalah divisi stage performance, yaitu kelas perform saat berada di atas panggung.

“VMP punya beberapa divisi kok. Yang terbaru ini adalah stage performance. Karena selain bisa bernyanyi dengan baik pelaku seni juga harus bisa menjadikan musik yang dinyanyikan menjadi sebuah entertain. Mulai dari bagaimana harus act diatas panggung, interpretasi lagu yang di bawakan, interaksi dengan audience dan lain-lain. Nah, semua itu bisa dipelajari di kelas stage performance,” ujar wanita yang juga hobi lari ini.

Pelatih Vokal

Selain sebagai CEO dan singer entertain, Vita juga melakoni peran sebagai vocal couch (pelatih vocal) di divisi vocal course VMP.  Melalui polesannya, dia telah mencetak beberapa penyanyi berbakat dan banyak memenangkan berbagai kompetisi hingga saat ini.

Vita mengaku selalu ada generasi-generasi baru murid yang belajar di VMP music vocal course dan selalu berprestasi.

Selain itu, Vita juga membagikan tips untuk menjaga suara dan penampilan tetap bagus ketika manggung atau on job.

“Nggak ada yang khusus sih. Cuman ya kurangin makan pedas dan berminyak, minum es kayak gitu. Terus juga istirahat cukup itu penting. Untuk penampilan saya biasanya olahraga, kebetulan saya juga suka lari. Yang penting bisa disiplin diri. Disiplin latihan dan sebagainya. Harus whole package, harus profesional gitu biar klien juga puas menyewa jasa VMP,” jelasnya.

Di usianya yang tak lagi muda, dia mengaku tidak ada batasan dalam berkarya. Menurutnya, dalam berkarya dan berseni itu sampai berapa pun sampai kapan pun itu selalu bisa dilakukan dan bentuknya bisa bermacam-macam.

“Seperti yang saya lakukan saat ini, saya sebagai penyanyi, pengajar, entertainment, master of ceremony. Banyak hal yg masih bisa saya lakukan. Bahkan saya punya murid berusia 70 tahun dan masih bisa bernyanyi gitu, kenapa engga. Tentunya apapun terkait dengan passion saya baik itu berseni dan bernyanyi itu masih bisa saya lakukan sampai kapanpun. Memberikan karya dan karya yang saya buat bisa bermanfaat bagi banyak orang. Jadi berkah buat orang lain juga tim saya maupun saya pribadi,” paparnya. (is)

 

 

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *