2021, Hendi Jadikan Tahun Kebangkitan Ekonomi Kota Semarang

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dengan menerapkan protokol kesehatan membeli dagangan salah satu stan Festival Pasar Sehat, di halaman Taman Budaya Raden Saleh, Semarang.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dengan menerapkan protokol kesehatan membeli dagangan salah satu stan Festival Pasar Sehat, di halaman Taman Budaya Raden Saleh, Semarang.

SEMARANG (Awal.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimistis tahun 2021 dapat menjadi momentum kebangkitan perekonomian di Ibu Kota Jawa Tengah, khususnya bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah.

Penekanan ini sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo, yang mana menargetkan pada bulan Juli 2021 atau Agustus 2021, sektor ekonomi nasional harus bangkit.

“Saya optimis 2021 ini akan menjadi momentum kebangkitan konomi Kota Semarang,” kata Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi saat membuka Festival Pasar Sehat UMKM, di halaman Taman Budaya Raden Saleh, Sabtu-Minggu (27-28/2021).

Menurut Hendi, membangkitkan ekonomi di Kota Semarang perlu dukungan dan komitmen semua pihak, bukan hanya menjadi tanggung jawab  pemerintah saja.

Orang pertama di jajaran Pemkot Semarang ini memandang pentingnya ide bisnis yang original dan terobosan pemasaran dari pelaku UMKM. Dia mencontohkan, pelaku UMKM harus bisa beradaptasi pada kemajuan teknologi dengan memanfaatkan sistem daring untuk memperluas akses pemasarannya.

“Ibarat pertandingan sepak bola, tahun 2020 kita seolah menggunakan strategi bertahan dan bertahan. Namun di tahun 2021 ini, saatnya kita melakukan counter attack atau serangan balik,” ungkap Hendi.

Politikus asal PDI Perjuangan ini berharap semua tantangan yang dihadapi pada tahun 2020 dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran, sehingga di tahun 2021 para pelaku usaha dapat mulai mengatur strategi berdasarkan pengalaman yang diperperoleh pada tahun lalu.

Protokol Kesehatan

Dengan semangat menyerang, Hendi mengajak semua pelaku usaha, termasuk UMKM, agar menjadikan Kota Semarang semakin hebat dari sisi ekonomi. “UMKM harus bersemangat bangkit. Tentunya dengan mengedepankan protokol kesehatan bagi usaha dan konsumennya,” papar Hendi.

Pada masa pandemi ini, Hendi meminta masyarakat agar memanfaatkan pendistribusian vaksin yang telah diupayakan pemerintah.

Dia meyakinkan masyarakat jangan takut atau pun ragu untuk menjalankan UMKM, karena pemerintah berupaya melindungi rakyatnya dengan memberian vaksinasi Covid-19.

“UMKM harus terus dikembangkan. Pelaku UMKM adalah cikal bakal pengusaha sukses masa depan,” tegasnya.

Semangat ini pula yang coba dibangkitkan kembali oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang melalui rangkaian Festival UMKM Sehat di 16 kecamatan Kota Semarang secara roadshow.

Festival Pasar Sehat di halaman Taman Budaya Raden Saleh sendiri merupakan rangkaian dari penyelenggaraan Festival Pasar Sehat di 16 kecamatan di Kota Semarang.

Setiap pekannya akan terdapat dua Festival Pasar Sehat yang berlangsung di dua kecamatan, dan digelar secara bergiliran dengan melibatkan pelaku UMKM yang tergabung dalam Forum Gerai KOPIMI di tiap Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Semarang. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *