PSIS Ditahan Imbang Barito Putera di Laga Perdana Piala Menpora

Pemain PSIS Semarang Fandi Eko Utomo (kanan) berebut bola dengan pemain Barito Putera Dandi Maulana Abdulhak (kiri) pada pertandingan Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo.
Pemain PSIS Semarang Fandi Eko Utomo (kanan) berebut bola dengan pemain Barito Putera Dandi Maulana Abdulhak (kiri) pada pertandingan Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo.

SOLO (Awal.id) – Sempat memimpin 3-0, PSIS Semarang akhirnya gagal membukukan kemenangan. Pada laga perdana Piala Menpora 2021 di Grup A, di Stadion Manahan, Solo, Minggu malam (21/3), Hari Nur Yulianto Dkk harus puas bermain imbang 3-3.

Dengan hasil imbang tersebut, membuat peta persaingan tim peserta di grup A semakin seru. Pada laga sebelum di grup yang sama, Arema FC juga bermain imbang 1-1 menghadapi Persikabo 1973. Dengan demikian, kedua penghuni grup A itu saat ini sama-sama mengantongi nilai 1.

Pertandingan sudah berlangsung sengit sejak awal permainan. Barito Putera beberapa kali melakukan serangan yang cukup berbahaya ke lini pertahanan PSIS Semarang. Meski begitu, klub besutan Dragan Djukanovic itu mampu menghalaunya.

Barito Putera nampak lebih dominan. Kendati demikian, PSIS juga sesekali melakukan serangan yang cukup berbahaya. Tapi, selayaknya mereka membendung serangan, hal yang sama juga mampu dilakukan oleh Barito.

PSIS baru bisa mencetak gol pada menit 35 melalui kaki Fandi Eko Utomo. Gol Fandi berawal dari tendangan di luar kotak penalti yang mengarah pojok gawang Barito Putera dan tidak mampu dijangkau kiper Adhitya Harlan sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk PSIS.

Tim yang dijuluki Laskar Mahesa Jenar ini kembali menambah gol satu menit kemudian melalui tendangan Hari Nur Yuliyanto yang memanfaatkan umpan silang Andreas Ado. Kedudukan menjadi 2-0.

Gol ketiga PSIS tercipta pada menit 43 babak pertama melalui kaki kanan Komarudin yang memanfaatkan umpan silang pemain sayap Fredyan Wahyu.

Tertinggal tiga gol, Barito Putera terus berupaya melakukan serangan melalui umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki pemainnya, Namun, serangan tersebut bisa dimentahkan barisan belakang PSIS dan kedudukan 3-0 bertahan hingga wasit Toriq M Alkatiri meniup peluit panjang tanda babak pertama usai.

Dragan Dikartu Merah

Pada babak kedua, Barito Putra yang diasuh pelatih Djadjang Nurdjaman semakin meningkatkan serangan dan berhasil menciptakan gol pada menit 48 melalui Bissa Donald yang memanfaatkan umpan silang dari sayap kanan sehingga mengubah kedudukan menjadi 3-1.

Wasit M Alkatiri di menit 75 memberi kartu merah untuk pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, karena melakukan protes keras kepada wasit yang dianggapnya membiarkan pemain tergeletak di lapangan sementara pertandingan tetap berjalan.

Hal tersebut membuat pemain Barito Putera semakin bersemangat dan kembali menambah gol melalui Bayu Pradana di menit 85 sehingga kedudukan menjadi 3-2.

Gol Bayu berawal dari kemelut di depan gawang PSIS dan pemain tengah Barito itu langsung melakukan tendangan yang tidak bisa diantisipasi penjaga gawang, Joko Ribowo.

Barito mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3 saat injury time melalui tendangan keras Rizky Pora. Gol ini berawal dari tendangan bola mati di garis sebelah kiri gawang PSIS. (Angga Badana)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *