Aris Riyanto Juara Turnamen Internal Klub Catur Bidak Merah Putih

Para juara turnamen internal BMP,  Aris Riyanto (paling kanan), Yudiyanto (tengah) dan Isheru Pratikno (kiri)
Para juara turnamen internal BMP,  Aris Riyanto (paling kanan), Yudiyanto (tengah) dan Isheru Pratikno (kiri)

SEMARANG (Awal.id) – Aris Riyanto tampil sebagai juara Turnamen Internal Klub Catur Bidak Merah Putih (BMP) yang digelar di home base klub, Taman Raden Saleh Semarang (TBRS), Minggu (4/4/2021).

Sedangkan juara kedua ditempati Yudiyanto, dan juara ketiga diraih Isheru Pratikno.

Turnamen internal (home tournament) ini merupakan program pertama kepengurusan baru Klub Catur BMP periode 2021-2024 di bawah kepemimpinan Yosep Sudaryanto.

Turnamen internal yang menggunakan sistem swiss lima babak ini diikuti 16 pecatur anggota BMP. Pada turnamen itu, Aris Riyanto mengumpulkan 4,5 poin, Yudiyanto 4 poin dan Isheru Pratikno 3,5 poin.

Para juara turnamen internal perdana itu mendapat hadiah uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Ketua Klub Catur BMP Yosep Sudaryanto.

Yosep Sudaryanto mengatakan turnamen internal perdana ini diselenggarakan untuk menyusun peringkat para pecatur anggota BMP. Dari gelaran turnamen ini, pengurus bisa menyusun peringkat anggotanya berdasarkan hasil turnamen  tersebut.

Suasana pertandingan catur di turnamen internal Klub Catur BMP Semarang.

Suasana pertandingan catur di turnamen internal Klub Catur BMP Semarang.

Menurut Yosep, para juara home tournament akan diterjunkan pada kejuaraan catur antarklub Kota Semarang yang akan dilaksanakan di GOR Satria, Semarang, Minggu mendatang (11/4/2021).

“Kami (BMP-red) akan berpartisipasi untuk mengikuti turnamen antarklub catur se-Kota Semarang. Kami akan pantau lagi, berapa tim yang bisa dikirimkan ke turnamen antarklub nanti. Minimal satu tim akan kami terjunkan,” paparnya.

Sudaryanto mengakui tim catur BMP masih membutuhkan kompetisi untuk mengasah kemampuan para pecatur. Untuk itu, dia mengharapkan turnamen antarklub nanti bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pecatur BMP, sehingga kemampuan dan mental bertandingnya bisa meningkat.

Dia mengakui klub catur  BMP memang cukup lama vakum pada turnamen-turnamen yang diselengggarakan  antarklub, baik yang diselengarakan klub lain maupun Percasi Kota Semarang. Namun, seiring pembentukan kembali kepengurusan BMP, pihaknya bertekad untuk membangkitkan kejayaan yang pernah diraih klub yang bermarkas di Genuk Baru, Kelurahan Tegalsari, Semarang. (*)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *