Kota Semarang Bertekad Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov 2022

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membuka Rapat Anggota Tahunan KONI Semarang.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membuka Rapat Anggota Tahunan KONI Semarang.

SEMARANG (Awal.id) – Kota Semarang bertekad untuk mempertahankan gelar juara umum di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2022.

Tekad itu dilontarkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Kota Semarang, Sabtu.

Hendi menjelaskan pada Porprov 2022, ada beberapa cabang olahraga (cabor) baru yang akan dipertandingkan. Medali emas yang diperebutkan pada cabor baru itu cukup menggiyurkan, yakni 50 keping medali emas.

Orang pertama di jajaran Pemkot Semarang ini optimistis dengan dipertandingkannya beberapa cabor baru akan menambah pundi-pundi emas bagi kontingan Ibu Kota Provinsi Jateng untuk mempertahankan gelar juara umum.

“Beberapa cabang baru memperebutkan 50 medali emas. Coba kalau kita bisa kuasai beberapa cabor itu, maka gelar juara umum yang dipegang tahun lalu bisa kembali diraih. Kalau kita sudah cukup puas dengan cabor yang sudah ada ini, bisa-bisa juara umum lepas,” kata wali kota yang akrab disapa Hendi ini dalam siaran pers, Senin (5/4/2021).

Menurut dia, KONI Semarang sebagai induk organisasi yang membawahi semua cabang olah raga memiliki peranan yang penting untuk mewujudkan tekat Kota Semarang untuk meraih titel juara umum kembali.

“Jika KONI berkembang, olah raganya berkembang, selain masyarakatnya sehat, akan muncul kebanggaan dari atlet-atlet berprestasi yang berasal dari Kota Semarang,” katanya.

Menurutnya, ada tiga poin utama dalam memajukan olah raga di Kota Semarang yang dapat membawa atlet meraih prestasi hingga tingkat internasional.

Antara lain pembinaan atlet dan pelatih, venue yang baik dan event. Untuk pembangunan venue berstandar internasional, dirinya bahkan sudah membangun venue olah raga hingga ke kampung dan kelurahan.

Terkait penyelenggaraan event olah raga, pihaknya menginginkan event yang dikemas secara menarik. Hendi mencontohkan pertandingan catur antara Dewa kipas melawan Women Grandmaster (WGM) Irene Sukandar yang ditayangkan melalui kanal youtube.

“Pertandingan catur Dewa Kipas vs Irene. Caturnya biasa, namun masyarakat sangat heboh. Karena dikemas sedemikian rupa secara entertaining,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan terima kasih atas komitmen Pemkot Semarang yang tetap memajukan olah raga, meski di tengah pandemi.

“Meski dihantam pandemi, namun Pemkot Semarang tetap komitmen memajukan olah raga Kota Semarang, saya mewakili KONI Kota Semarang menyampaikan terima kasih,” katanya. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *