Yoyok Sukawi Minta Pemain dan Ofisial PSIS Tetap Rendah Diri, Lolos ke Babak Perempat Final Piala Menpora 2021

Tim PSIS Semarang yang mampu meraih tiket babak perempat final Piala Menpora 2021
Tim PSIS Semarang yang mampu meraih tiket babak perempat final Piala Menpora 2021

SEMARANG (Awal.id) – Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang AS Sukawijaya mengingatkan keberhasilan Laskar Mahesa menjadi juara Grup A Piala Menpora 2021 jangan dirayakan secara berlebihan.

Sebaliknya, hasil dua kali kemenangan dan satu hasil seri yang menjadikan PSIS sebagai tim tak terkalahkan pada fase penyisihan grup, jangan membuat pemain menjadi juwawa dan puas diri, tapi harus tetap rendah diri.

“Pemain muda Semarang jangan cepat puas. Jangan pernah merasa cukup ilmu, teruslah belajar. Istilah Bahasa Jawa-nya, ojo kemaki,” kata Yoyok Sukawi panggilan akrab AS Sukawijaya, di Semarang, Rabu (31/1/2021).

Menurut Yoyok, kemenangan demi kemenangan yang mengantarkan PSIS meraih tiket babak perempat final Piala Menpora tidak perlu dirayakan berlebihan, meningatkan perjalanan tim bond Kota ATLAS pad turnamen pra musim ini masih panjang.

“Para offisian dan pemain harus tetap rendah diri. Hasil ini baru awal dari keberhasilan kecil. Perjalanan berat meniti gelar juara Piala Menpora masih menghadang PSIS,” ujarnya.

Kendati demikian, Yoyok Sukawi mengapresiasi hasil torehan yang telah dicapai anak-anak Kota Semarang. Lolosnya PSIS ke babak perempat final ini tentu berdampak positif bagi anak-anak asuhan Dragan Djukanovic sebagian besar bermaterikan pemain muda.

“Saya salut pada anak-anak PSIS. Meski kompetisi sempat vakum selama setahun, tapi mereka mampu menunjukkan prestasi yang menggembirakan manajemen maupun para pecinta bola Semarang,” paparnya.

Yoyok meminta para pemain muda PSIS agar bisa memanfaatkan momentum lolosnya ke babak perempat final Piala Menpora. Tambahan kesempatan pertandingan di babak delapan besar nanti bisa menjadi sarana untuk belajar dan mengasah kemampuan individu maupun tim.

“Tidak cuma itu saja, pemain muda PSIS bisa mengasah mental dan strategi pada laga yang lebih tinggi level, babak perempat final,” tandasnya.

Sebagai ucapan terima kasih atas kerja keras dan prestasi yang telah dibukukan para pemain dan ofisial, manajemen PSIS memberikan suntikan bonus dan match fee .

“Dan yang melegakan, alhamdulillah anak-anak dapat tambahan pendapatan dari bonus dan match fee yang dibagi untuk pemain dan ofsial. Tambahan dan inibisa membuat dapur pemain dan ofsial sedikit lebih ngebul setelah setahun vakum,” pungkasnya. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *