Ressa Lawangsewu Datang, Pasien Covid Ikut Bergoyang

Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Semarang memberi hiburan kepada warga penderita Covid-19 di tempat isolasi
Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Semarang memberi hiburan kepada warga penderita Covid-19 di tempat isolasi

SEMARANG (Awal.id) – Pedangdut asal Semarang, Ressa Lawangsewu, mengaku bangga dan senang bisa ikut tampil menghibur para penderita Covid-19 yang sedang menjalani isolasi terpusat di Gedung BPSDMD Jawa Tengah, Senin (2/8) pagi.

Ressa tampil bersama seniman dari kalangan mahasiswa empat universitas, yakni Grup Keroncong Angon Mbulan UIN Walisongo, Mahesa Band (UIN Walisongo), Teater Gema Universitas PGRI Semarang dan Teater Emka Universitas Diponegoro.

Di panggung hiburan bertajuk “Tamba Teka Lara Lunga” itu, Ressa mendendangkan beberapa lagu, di antaranya Banyu Langit dan Dalan Liyane dengan iringan musik dari kelompok UKM Campursari Krida Laras Universitas Negeri Semarang.

Kepada wartawan, Ressa Lawangsewu menuturkan, dirinya langsung menyatakan ikut serta tampil menghibur para pasien isolasi ketika dikontak mahasiswa Unnes untuk berkolaborasi.

“Ini pengalaman yang luar biasa. Ini baru pertama tampil langsung di depan para pasien yang benar-benar dinyatakan positif,” ujar Ressa usai manggung.

Selain misi kemanusiaan, ia juga rindu pentas di panggung musik. “Jujur saja saya kangen manggung outdoor seperti ini. Ya, karena saya ingin menghibur mereka supaya tetap semangat dan bahagia,” kata Ressa.

Mahasiswa UIN Walisongo, Amirul Mukminin, mengatakan kehadirannya bersama teman-temannya yang lain ini tergerak dari seruan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo agar mahasiswa ikut berkontribusi langsung dalam penanganan pandemi.

Untuk itu ia bersama teman-temannya ingin ikut turun dengan menghibur pasien sesuai jalur kesenian yang selama ini digelutinya.

“Untuk itu kami ingin menghibur dan mendukung semuanya agar tetap berpikir positif, semuanya sehat,” ujar Amirul.

Begitu pula Salsa, perwakilan mahasiswa Unnes ini mengaku senang bisa hadir dan menghibur para pasien yang sedang menjalani isolasi. Dia berharap, kehadirannya memberikan semangat agar imun para pasien meningkat.

“Rasanya senang. Terus kita merasakan bahwa kalau sehat itu mahal harganya ya karena yang di sana juga berjuang untuk sembuh kembali biar bisa beraktivitas seperti biasa. Semoga sehat sehat selalu, dan bisa melakukan aktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Perwakilan dari Teater Gema UPGRIS, Baskoro juga senada. Kehadirannya di BPSDMD Jawa Tengah juga mengikuti seruan Gubernur Jateng agar mahasiswa turut andil dalam penanganan Pandemi.

“Kami bisa menghibur dan juga bermusikalisasi puisi, jadi kita ikut andilnya di bidang kesenian,” ujar Baskoro. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *