Terinspirasi Orang Tua, Albert Dwijaya Sukses Jadi Presiden Direktur Awann Group di Usia Muda

Presiden Direktur Awann Group Albert Dwijaya dipandu Rudy Bonsa saat tampil di program Inspirasi di Kantor Awal.id, Rabu (18/8).
Presiden Direktur Awann Group Albert Dwijaya dipandu Rudy Bonsa saat tampil di program Inspirasi di Kantor Awal.id, Rabu (18/8).

SEMARANG (Awal.id) – Sebuah era baru muncul dari perhotelan Indonesia. Awann Group, operator boutique hotel pertama di Indonesia, memunculkan terobosan dengan mengedepankan kearifan lokal dengan menggabungkan kreativitas dan teknologi untuk menggaet tamunya.

Untuk menjadi the game changer di dunia perhotelan memang menjadi impian besar dari Awann Group. Sedangkan dari segi hospitality, bukan hanya sekadar bisnis, melainkan sebuah keramahtamahan yang dimulai dari pelayanan (personalized seriuses experience).

Penegasan itu dilontarkan Presiden Direktur Awann Group Albert Dwijaya saat menjadi nara sumber pada program acara Inspirasi, di Kantor Awal.id, Rabu (18/8). Program andalan Awal.id yang disiarkan melalui live streaming di kanal Youtube dengan tema “Yang Muda Merdeka dan Berkarya dipandu oleh Rudy Bonsa.

Selain dituntut untuk mengembangkan produk dan property yang baik, menurut Albert, manajemen hotel harus memiliki SDM yang berkualitas. Kecakapan SDM inilah yang menjadi pondasi utama untuk terus berkarya. “Perjalanan Awann Group tentu masih panjang, dan harus memulai dengan membangun sebuah kepercayaan dan komitment,” paparnya.

Secara garis besar di balik nama perusahaan Awann Group, terkandung makna dan filosofi yang menginspirasi. Makna filosofi nama Awann itu diambil dari salah satu benda tinggi di atas bumi, yakni Awan.

Albert menuturkan awan diciptakan Tuhan dengan proses yang panjang. Lamanya proses penciptaan ini tentu saja membuat hasil ciptaan Tuhan menjadi lebih sempurna. Dan, hasilnya awan yang merupakan salah benda langit menjadi bermanfaat bagi semua mahkluk.

Untuk itu, Albert berharap perusahaan yang dia beri nama Awann di masa mendatang bisa bermanfaat bagi semua orang.

“Seperti yang kita ketahui bahwa proses terbentuknya awan berasal dari penguapan air. Proses berlanjut ke tahap selanjutnya, hingga akhirnya terciptalah awan yang mampu memberikan kesuburan makluk hidup yang ada di bumi,” papar Albert.

Berpihak pada hal tersebut, Albert berharap perusahaan dengan diberi nama Awann ini bisa menjadi perusahaan yang baik, dan bisa menjadi perusahaan yang besar. Bahkan, suatu saat nanti Awann mampu memberikan penghidupan, membawa kesegaran para karyawan dan tamu yang singgah ke tempat ini.

“Saya selalu berdoa, semoga ke depan Awann mampu memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk sesame,” ujar Albert.

Presiden Direktur Awann Group Albert Dwijaya menerima kenang-kenangan dari Komisaris Utama Awal.id, Dahlia Chalisa Salsabilla.

Presiden Direktur Awann Group Albert Dwijaya menerima kenang-kenangan dari Komisaris Utama Awal.id, Dahlia Chalisa Salsabilla.

Miliki Prinsip

Pemuda kelahiran Kudus ini mengatakan untuk menjadikan perusahaan yang besar tentu tidak hanya sekadar mengutamakan bisnis, namun harus memiliki prinsip yang kuat. Pondasi yang kuat dalam menjalankan komitmen perusahaan inilah yang pada akhirnya membuat Awann Group mampu berkibar di dunia perhotelan Indonesia.

Albert menyadari hasil dan kerja keras yang kini telah diraihnya tidak terlepas dari jasa orang tua yang terus memberikan didikan dan semangat dalam meniti kariernya.

“Jika ingin menjadi orang yang sukses, tentu butuh kerja keras. Semua hasil tentu tidak diperoleh secara instan. Semua tindakan untuk menjadi sukses harus diproses mulai dari nol,” kata Albert menyitir wejangan yang disampaikan papahnya.

Apa yang ditanamkan orang tuanya menjadi inspirasi bagi Albert untuk menjalankan bisnisnya di Awann Group.

“Dulu, papah saya sejak sekolah pernah menjadi penjual es lilin keliling. Papah berjualan di depan sekolah, tapi papah tidak malu dengan teman-temannya,” paparnya.

Melalui proses yang pajang, ayah Albert yang merupakan warga Jembaran, Bali Barat akhirnya direkrut salah satu perusahaan besar di Indonesia.

“Dari pengalaman papah saya saat masih muda, papah menasehati dan memberi pelajaran kepada saya tentang kiat-kiat menjadi orang sukses. Selain kerja keras, papah juga menanamkan prinsip supaya tidak minder atau malu dalam berbisnis,” tukas Albert.

Dalam menyampaikan pesan kepada anak-anaknya, kenang Albert, papahnya selalu mengutarakan secara santun. Sejak anak-anak masih kecil, orang tuanya memberikan kebebasan kepada mereka untuk mengambil keputusan bijaksana, baik untuk dirinya maupun orang lain.

“Di dalam konteks kemerdekaan tahun ini, saya juga ingat pesan orang tua bahwa saat mengambil keputusan harus merdeka. Artinya, saat mengambil keputusan tidak ada unsur tekanan dari orang tuanya,” kata Albert.

Kebebasan, kata Albert, juga perlu diikuti dengan membangun sebuah kepercayaan. Dengan demikian, kebebasan yang diberikan harus disertai dengan tanggung jawab, sehingga tercipta kekebasan yang bertanggung jawab, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *