Menangi Pemilu 2024, Partai Golkar Gelar Rakorda BSNPG Jateng

Rakorda Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Jateng di Wisma Karya, Jalan Kyai Kota Semarang, Selasa (14/9).
Rakorda Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Jateng di Wisma Karya, Jalan Kyai Kota Semarang, Selasa (14/9).

SEMARANG (Awal.id) – Partai Golkar Jateng kini mulai ancang-ancang untuk menghadapi Pemilu 2024. Salah satu strategi untuk memenangi pesta demokrasi lima tahunan itu, yakni menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Jateng.

Rakor yang dibuka Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jateng Wihaji digelar di Wisma Karya, Jalan Kyai Kota Semarang, Selasa (14/9). Rakor yang dihadiri Ketua BSNPG Pusat Syahmud B Ngabalin itu melibatkan Badan Saksi tingkat Provinsi dan kab/kota se-Jawa Tengah.

Kepala BSNPG Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono pada sambutan pembukanya mengatakan Golkar Jateng ingin memastikan dan mengecek kembali positioning mengenai program-program yang terimplementasi di lapangan.

“Kita akan cek kesiapan saksi Golkar untuk pemilu 2024, baik pileg maupun pilpres nanti. Diproyeksikan pada pemilu 2024 nanti, jumlah TPS di Jateng 130.000 unit. Jumlah yang tidak sedikit, paling tidak ada 2 saksi di tiap TPS atau sekitar 260 ribu orang,” katanya, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng itu.

Ferry menjelaskan, dalam pemilu sebelumnya (2019), jumlah suara Golkar mencapai sekitar 2,3 juta suara. Dia berharap jumlah perolehan suara itu akan meningkatkan pada Pemilu 2024.

“BSN merupakan badan teknis yang merupakan badan pelaksana tehnks kebijakan pusat untuk dilaksanakan di daerah. Yang jelas, kita fokus pada Pemilu 2024 dan fokus pada program-program BSN. Tahun depan sudah memulai tahapannya. Untuk itu, pentingnya konsolidasi dengan tiap daerah dan memaintenance para saksi,” paparnya.

Para peserta Rakorda Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Jateng

Para peserta Rakorda Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Jateng

Sementara Ketua BSNPG Pusat Syahmud B Ngabalin mengatakan BSN bisa menjadi ‘motor’ untuk menghidupkan mesin partai. Untuk itu, perlunya konsolidasi ke daerah guna mencapai saksi ke setiap TPS.

Menurut dia, Partai Golar menargetkan pada bulan Oktober 2021 bisa menggelar rakornas agar bisa membentuk sekolah badan saksi dan bintek di tingkat desa.

“Dalam rakor ini, mari kita sama-sama berkomunikasi mengenai kendala yang dihadapi agar tercipta konsolidasi yang baik. Karena, target kita adalah Jawa dan Bali,” paparnya.

Ngabalin menyakin dengan konsolidasi dan komunikasi yang aktif, Golkar bisa menjadi pemenang dalam pemilu mendatang, sekaligus mengantarkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi presiden.

Sedangkan Wihaji menambahkan melalui BSN, Golkar akan menyusun saksi yang berkualitas dan tidak hanya memikirkan bayaran. Dengan begitu, target hingga 10 Desember sudah ada 2 nama di tiap TPS.

“Kita akan membuat Jateng jadi pilot project dalam BSN ini. Saya meyakini masyarakat saat ini rindu dengan Golkar dan hal itu harus dijawab dengan kerja nyata. Saya juga meyakini Golkar akan berjaya,” kata Bupati Batang itu.

Datanya menyebutkan, sekitar 60% adalah pemilih muda. “Bukan berarti pemilih tua dikesampingkan, namun Golkar berusaha memberikan harapan dengan hal yang bermanfaat,” pungkasnya.

Rakorda ini dihadiri juga jajaran pimpinan Golkar Jateng, AMPG, KPPG, dan ketua Fraksi Golkar DPRD Jateng. (*)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *