Buat Biaya Nikah, Pasangan Anak Pank Nekat Rampok Minimarket

KENDAL (Awal.id) – Pasangan kekasih yang melakukan pencurian dengan kekerasan di sebuah minimarket di Jalan Lingkar Weleri Kendal berhasil diamankan jajaran Reskrim Polres Kendal, Rabu (24/11).

Pasangan tersebut diamankan saat kabur di wilayah Jombang, Jawa Timur. Satu pelaku terpaksa ditembak kakinya saat mencoba melawan dan kabur ketika hendak ditangkap.

Perampokan diketahui dilakukan pasangan anak punk, Sendi Tito Rohman dan Fitria. Mereka melakukan perampokan dengan membawa senjata tajam di minimarket Jalan Lingkar Weleri pada Sabtu 20 November 2021 lalu. Aksi kedua pelaku itu terekam kamera CCTV.

Pada rekaman CCTV tersebut, Sendi Tito Rohman mengenakan jaket dan penutup wajah masuk ke dalam minimarket yang hendak tutup.

Tersangka Sendi Tito Rohman mengancam karyawan minimarket dengan golok, dan meminta karyawan lainnya untuk menyerahkan uang dan barang berharga. Sementara Fitria, menunggu di luar minimarket sambil mengawasi situasi.

Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Daniel A Tambunan mengatakan, tersangka beraksi sekitar pukul 21.40 WIB menjelang minimarket tutup.

“Keadaan saat itu sepi tersangka Sendi masuk ke dalam minimarket dan mengancam karyawan menggunakan senjata tajam. Kemudian pelaku mengambil uang di mesin kasir dan telepon genggam milik karyawan minimarket,” jelasnya.

Dikatakannya, pelaku tidak hanya mengambil uang dan telepon genggam, pelaku juga membawa kabur dua sepeda motor milik karyawan untuk melarikan diri ke Jombang, Jawa Timur.

“Keduanya kabur menggunakan sepeda motor milik karyawan minimarket dengan terlebih dahulu mencopot nomor polisi kendaraan,” katanya.

Koordinasi Polrestabes Surabaya

Kemudian pihak Polres Kendal berkoordinasi dengan jajaran Polrestabes Surabaya, Polres Jombang dan Polres Mojokerto Kota. Pelaku berhasil diamankan di tempat persembunyiannya di wilayah Jombang.

“Kurang dari 4 hari setelah melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya, Polres Jombang dan Polres Mojokerto Kota, kami kemudian menangkap pelaku di tempat persembunyiannya,” tutur Kasat Reskrim.

Sementara pelaku perampokan Sendi Tito Rohman, mengaku aksinya dilakukan berdua saja. Dengan membawa golok, dia dan kekasihnya masuk ke dalam minimarket dan mengancam karyawan.

“Saya masuk ke dalam, sedangkan Fitria menunggu di luar untuk mengawasi. Saya ancam dengan golok dan mengambil uang serta HP dan motor karyawan minimarket,” ungkapnya.

Sendi mengaku, merampok minimarket untuk biaya menikah dengan kekasihnya Fitria. Pemuda penuh tato ini juga menggunakan uang rampokan sebesar Rp 10 juta untuk membeli HP baru dan kebutuhan sehari-hari.

Polisi mengamankan senjata tajam yang digunakan untuk merampok, telepon genggam milik karyawan minimarket, HP baru hasil pembelian hasil rampokan dan dua sepeda motor milik karyawan minimarket yang dibawa kabur dua pelaku. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *