Cedera saat Lawan PSM, Kondisi Fredyan dan Jonathan Dipantau Ketat Tim Dokter PSIS

YOGYAKARTA (Awal.id) – Dua punggawa Laskar Mahesa Jenar, Fredyan Wahyu dan Jonathan Cantillana terpaksa harus ditarik keluar sebelum pertandingan usai mengalami cidera pada saat menghadapi laga terakhir melawan PSM Makassar. 

Dokter tim PSIS, Alfan Nur Asyhar mengatakan Fredyan terpaksa ditarik keluar pada menit ke-29 setelah mengalami cedera strain hamstring grade 2-3 di bagian kakinya.

“Fredyan didiagnosis sementara cedera strain hamstring grade 2-3. Diketahui, saat lari ia tiba-tiba merasa nyeri di otot hamstring dan terdengar ada bunyi “pop”. Saat itu saya tanyakan tentang nyeri dan kesanggupannya melanjutkan pertandingan, Fredyan merasa tidak sanggup terkait derajat nyeri yang masih menetap dan gerak bagian paha terbatas setelah dilakukan terapi fase akut di lapangan. Setelah itu saya putuskan dan komunikasikan ke tim pelatih agar Fredyan diganti pemain lain,” papar Alfan dalam keterangannya, Rabu (25/11) malam.

Alfan menuturkan saat ini tim dokter PSIS juga terus melakukan observasi terkait kondisi Fredyan.  Beberapa hari ke depan Fredyan akan menjalani pemeriksaan lanjutan melalui MRI jika diperlukan.

“Hari ini masih kami masih melakukan observasi, sudah diberikan obat, terapi modalitas fase akut. Tiga hari ke depan kami akan lakukan pemeriksaan MRI untuk melihat keadaan ototnya. Fredyan Kemungkinan pada pertandingan lawan Bhayangkara FC masih belum bisa bermain,” tutur Alfan.

Selain itu, lanjut Alfan, mengenai legiun asing Jonathan Cantillana yang ditarik di awal babak kedua, karena mengalami benturan di angkel kanannya setelah ditekel pemain PSM.

“Kondisi cedera Jonathan karena regio otot dan tulang tibia dan fibula di atas angkel kaki kanannya kena tackle pemain lawan. Saat dilakukan tindakan terapi akut di lapangan, Jonathan masih kuat untuk melanjutkan,” paparnya.

Saat half time di ruang ganti, kata Alfina, Jonathan   masih merasa sanggup melanjutkan pertandingan. Namun beberapa saat terjun di lapangan, dia terpincang-pincang ketika berlari. “Karena kami tidak ingin cederanya tambah parah, dan merugikan dirinya sendiri dan maka tim memutuskan menarik Jonathan keluar lapangan untuk kami rawat sementara,” ujar Alfan.

Saat ini, Tim dokter PSIS juga akan melakukan pantauan terus untuk Jonathan supaya pemain tengah Laskar Mahesa Jenar ini bisa tampil pada saat lawan Bhayangkara FC.

“Sampai hari ini kondisi kedua pemain terpantau baik dan masih menjalani terapi. Di waktu tersisa ini, mudah-mudahan cederanya bisa teratasi dan bisa return to sport,” tutup Alfan. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *