Ketua PWI Jateng Amir Machmud: Setengah Hidup Saya di Dunia Jurnalistik

Ketua PWI Jateng Amir Machmud dipandu Rudy Bonsa saat tampil di program Inspirasi Awal Media Nusantara, Rabu (19/1).
Ketua PWI Jateng Amir Machmud dipandu Rudy Bonsa saat tampil di program Inspirasi Awal Media Nusantara, Rabu (19/1).

SEMARANG (Awal.id) – Sosok Amir Machmud yang saat ini menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jateng tidak bisa dipisahkan dari dunia jurnalistik. Separuh hidupnya, dia habiskan untuk menekuni urusan tulis menulis yang sudah digelutinya selama 43 tahun.

Ketua PWI Jateng dua periode ini menjelaskan bergelut di bidang wartawan sudah digeluti semenjak remaja. Menyadari dunia tulis menulis menjadi bagian hidupnya, pada tahun 1983, Amir diterima menjadi wartawan di koran ternama di Jateng, Suara Merdeka.

Sejak menginjak bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), wartawan bidang olahraga itu mengaku sudah berkecimpung di dunia Jurnalistik. Atas motivasi seorang Guru Bahasa Indonesianya saat itu, ia mengaku bisa seperti sekarang ini.

“Sejak SMP memang saya sudah mengelola majalah dinding, bahkan ada seorang guru Bahasa Indonesia bernama Pak Budiono yang berasal dari Beringin, Salatiga, beliau berpesan kepada saya untuk jangan menyia-nyiakan bakat saya dalam bidang menulis. Itu semua nantinya akan bisa menjadikan menulis buku, bahkan menjadi wartawan,” papar Amir saat dalam acara talk show “Inspirasi” yang disiarkan di Studio Awal Media Nusantara, Rabu (19/1). Program Inspirasi yang disiarkan langsung lewat kanal Youtube ini dipandu oleh Rudy Bonsa.

Adanya wejangan dari guru Bahasa Indonesia SMP tersebut, Amir mengaku sangat terkesan dan menjadikan motivasi untuk menjadi jurnalis hingga saat ini.

Sesampainya di jenjang Universitas, tepatnya di Fakultas Hukum Undip, lanjutnya,  Amir didaulat menjadi Pimpinan Redaksi Majalah Mahasiswa Fakultas yang bernama ”Gema Keadilan”. Selain itu, di tingkat universitas, Ia juga pernah menjadi redaktur pelaksana di Koran Kampus Manunggal.

“Setelah lulus, saya mencoba menulis di sejumlah media. Barulah saya masuk di Suara Merdeka, yang sekaligus menjadi kanal utama saya,” ungkap Amir.

Direktur Awal Media Nusantara Anton Setyawan memberikan cindera mata kepada Ketua PWI Jateng Amir Machmud

Direktur Awal Media Nusantara Anton Setyawan memberikan cindera mata kepada Ketua PWI Jateng Amir Machmud

Saat masuk di Suara Merdeka, Amir juga menjelaskan telah mengenal seorang Redaktur Olah Raga bernama Sucipto SH yang sekaligus menjadi guru jurnalistik dan sekaligus guru kehidupannya.

“Perlu diketahui, Pak Sucipto lah yang memanggil saya untuk menawarkan pekerjaan sebagai wartawan di media tersebut. Saat itu saya masih semester tiga, dan kemudian ditawari pekerjaan tersebut. Tanpa pikir panjang langsung menerima tawaran tersebut, karena itu adalah salah satu cita-cita saya,” jelas Amir.

Amir menjelaskan atas kepercayaan dan bimbingan Sucipto, dirinya dipercaya manajemen Suara Merdeka untuk menjadi pimpinan redaksi dan menjadi direktur pemberitaan dari tahun 2011 hingga 2015.

Pada tahun 2018, Amir memutuskan untuk keluar dan membuat portal berita bernama Suarabaru.id bersama sejumlah rekan-rekan yang tergabung di PWI Jateng dan bertahan sampai saat ini.

Saat ditanyai Host Inpirasi, Rudy Bonsa untuk mengembangkan diri di dunia jurnalistik, Amir mengatakan menjadi dosen yang tugasnya tidak terlepas dari dunia tulis menulis. Kemampuannya di bidang jurnalistik ini membawa Amir bisa menjadi Dosen Ilmu Komunikasi di UKSW Salatiga, Unisula dan USM.

“Saya memang melengkapi ilmu saya dengan menjadi dosen, karena hal tersebut tidak terlepas dari pengembangan dunia jurnalistik. Ditambah hal tersebut adalah cita-cita saya sejak saya kuliah semester 1,” ujar Amir.

Setelah itu, Amir mengaku atas kepercayaan rekan-rekan wartawan di wilayah Jateng, dirinya dipercaya untuk menjadi Ketua PWI Provinsi Jateng selama 2 periode hingga saat ini.

“Dalam mengelola PWI Jateng itu merupakan passion dari diri saya. Perlu diketahui, mereka juga berperan atas pengembangan diri saya dengan dukungan kawan-kawan yang telah mempercayai saya menjadi Ketua PWI selama 2 periode hingga saat ini,” tutup Amir. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.