Sejak Januari 2022, Denda Pelanggaran Lalu Lintas yang Terekam ETLE di Jateng Capai Rp 27 Miliar

SEMARANG (Awal.id) – Ditlantas Polda Jateng menyebut total denda dari pelanggaran lalu lintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, yang terekam Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Jawa Tengah mencapai Rp 27 miliar sejak Januari 2022.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan atas raihan tersebut, maka jumlah pelanggaran di Jawa Tengah merupakan yang terbanyak dibandingkan provinsi lainnya.

“ETLE kita adalah yang terbesar dari Polda lain. Yang telah kita amankan hasil dendanya saja hampir Rp 27,826 miliar,” ungkap Luthfi saat memimpin konferensi pers didampingi Wakapolda dan Dirlantas Polda Jateng sekaligus memperingati HUT Polisi Lalu Lintas ke-67 di Ditlantas Polda Jateng, Senin (19/9).

Luthfi nengatakan terdapat 636.764 pelanggaran lalu lintas yang terpantau ETLE. Dari 636.764 pelanggar tersebut, kemudian divalidasi menjadi 479.412 lalu 470.768 dikirimi surat tilang dan terkonfirmasi sejumlah 241.158.

Menurutnya, dengan adanya penindakan melalui ETLE ini diharap dapat memberikan efek jera bagi masyarakat agar selalu menaati peraturan berlalu lintas.

“Dengan adanya ETLE, masyarakat kita dididik untuk tidak melakukan pelanggaran, meskipun tanpa ada petugas kepolisian di dekatnya.  Karena saat ini, anggota kita dibekali dengan kamera-kamera yang setiap saat bisa meng-capture setiap pelanggaran lalu lintas,” beber Luthfi.

Sementara, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryonugroho menambahkan penindakan yang dilakukan ini bukan semata-mata untuk memberikan hukuman bagi masyarakat. Namun memberikan edukasi terkait tata tertib lalu lintas agar kejadian fatal tidak terjadi.

“Ini bukan semata-mata penegakan hukum saja, yang terpenting Direktorat Lalu Lintas menjamin keselamatan pengguna jalan,” imbuhnya. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.