Solo, Salatiga dan Magelang Ajukan Tuan Rumah Porprov XVII

SEMARANG (Awal.id) – Solo, Salatiga dan Magelang mengajukan diri menjadi calon tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada tahun 2027. 

Hal itu disampaikan dalam Rapat Pleno III Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jateng di Hotel Grand Candi Semarang, Senin (19/9) malam.

Ketiga kota itu langsung menyerahkan surat permohonan resmi kepada Ketua Umum KONI Jateng Bona Sulistiana.

Ketua KONI Surakarta Lilik Kusnandar menyebut Solo (Surakarta) sudah menyerahkan surat beberapa hari sebelum Rakerprov ini dilaksanakan.

“Untuk Solo kami siap, bahkan sangat siap,” ujarnya dalam sesi pengajuan diri menjadi calon tuan rumah.

Selanjutnya, Ketua KONI Salatiga Agus Purwanto mendapat giliran dan langsung maju ke meja pimpinan rapat kemudian menyerahkan surat permohonan kepada Bona Ventura.

“Salatiga juga siap, dan kami memohon kepada saudara tua Solo, yang sudah sekali jadi tuan rumah, untuk memberikan kesempatan kepada adiknya,” ujar Agus.

Lilik langsung tanggap, sehingga terjadi dialog.

“Kalau ada saudara muda atau daerah lain yang siap, Solo juga akan memberikan kesempatan. Tidak masalah,” bebernya.

Salatiga kemudian mendapat dukungan dari tetangganya Eks Karesidenan Semarang, yakni KONI Kendal dan Kabupaten Semarang. “Kami siap mendukung Salatiga menjadi tuan rumah,” tegas utusan KONI Kendal.

Terakhir, Ketua KONI Wonosobo Kozin juga maju ke podium, meskipun tidak membawa surat permohonan.

“Kami dititipi Ketua KONI Kota Magelang Habib Ali Sungkar. Intinya, Kota Magelang dan Kedu Raya juga mengajukan diri menjadi calon tuan rumah,” tegas Kozin.

Mutasi Atlet

Di sisi lain, usai menerima permohonan bakal calon tuan rumah, dalam rapat tersebut juga mengesahkan cabang olahraga esport resmi menjadi anggota KONI Jawa Tengah.

Namun karena anggota baru, maka cabang olahraga tersebut tidak bisa dipertandingkan pada Porprov 2023.

“Yang sangat memungkinkan adalah dipertandingkan sebagai eksibisi,” kata Bona.

Rakerprov juga mengesahkan hasil Rapat Komisi A tentang batas waktu mutasi atlet yakni 11 bulan sebelum pelaksanaan Porprov 2023. Dengan demikian, perpindahan atlet antar-kota/kabupaten maksimal 8 Oktober 2022.

Rencananya, Porprov 2023 akan digelar di enam kabupaten wilayah Pati Raya, akan berlangsung 9 – 15 September 2023. Mempertandingkan 57 cabang olahraga, 70 disiplin dan 873 nomor pertandingan. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.