110 Fighter Ikuti Pra Porprov Kickboxing

SEMARANG (Awal.id) – Sebanyak 110 fighter dari 23 kabupaten/kota di Jawa Tengah ikut meramaikan ajang kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) cabang kickboxing, di Udinus Sport Center, Jalan Pamularsih, Semarang, Sabtu (29/10). 

Hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, Plt Ketua Umum KONI Jateng Bambang Rahardjo Munadjat, Kadispora Kota Semarang Fravarta Sadman, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Udinus Kusni Ingsih, sejumlah ketua KONI kabupaten/kota dan pengurus Pengprov Kick Boxing Indonesia (KBI) Jateng.

Babak Pra-Porprov yang mempertandingkan nomor low kick dan full contact, dibuka oleh Kepala Seksi Olahraga Rekreasi dan Industri Olahraga Disporapar Jateng Anton Asfhihani mewakili Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Gubernur dalam sambutan tertulisnya menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas penyelenggaraan Pra Porprov kickboxing. Ganjar berharap fighter Jateng bermental juara sejati, dan prestasinya bisa mengharumkan nama Jateng dan Indonesia.

Bambang Rahardjo mengatakan Pra-Porprov menjadi jalan bagi para atlet kickboxing Jateng ke pentas nasional, khususnya PON 2024 di Aceh-Sumut. Bahkan lebih dari, melihat rekam jejakj prestasinya mulai juara umum di ekshibisi PON Papua dan merebut dua medali emas, dua perak dan tiga perunggu, Bambang optimistis cabang beladiri ini mampu ”berbicara” pada event internasional.

”Kami menaruh harapan besar pada olahraga ini, selain tentu cabang-cabang baru yang bakal menjadi kekuatan Jateng seperti muaythai, sambo dan e-sport,” ujarnya.

Menghadapi PON 2024, lanjutnya, KONI Jateng memang akan intens menggenjot pembinaan melalui pendekatan sport science. KONI akan mendorong cabang-cabang untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin pada Pra PON 2023.

”Prestasi menjadi sasaran kami. Artinya, hanya cabang yang berpotensi menyumbang medali  di PON 2024 itulah yang akan masuk dalam skuad Jateng. Maka kami dorong, siapkan sebaik mungkin menyongsong Pra PON tahun depan,” katanya.

Sementara, Ketua Umum Pengprov KBI Jateng Eko Firli menambahkan Pra Porprov kali ini sangat kompetitif. Semua kabupaten/kota memiliki kekuatan merata.

Hanya saja, pihaknya menerapkan wild card kepada lima fighter yang lolos ke Porprov. Mereka adalah para atlet yang memiliki kualifikasi pernah masuk Pelatnas SEA Games dan menjadi juara kejurnas.

Mereka yang mendapat wild card lolos karena prestasi nasionalnya adalah Dini Alimah dari Kabupaten Kendal di kelas 48 kg putri, Dwi Ani Retno Wulan (Rembang/52 kg), M Zainul Anwar (Kabupaten Magelang/54 kg), Aziz Chalim (Grobogan/63 kg), dan  Firman Muharram Syach (Sukoharjo/67 kg).

”Kami bersyukur regenerasi atlet di Jateng terus berjalan. Sasana yang membina kickboxing juga terus tumbuh,” kata Eko didampingi Wakil Ketua II Moch Hamid dan Sekum Kornelius Bagaskoro Wicaksono. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *