Butuh Strategi, Inovasi dan Kreasi untuk Kembangkan Pariwisata Daerah

Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono
Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono

SEMARANG (Awal.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono mengungkapkan pengembangan sektor pariwisata membutuhkan strategi, inovasi dan kreatif dari pemerintah daerah agar destinasi wisata dapat menarik kunjungan para wisatawan.

Menurut Ferry, pengelolaan pariwisata di jaman now, kurang potensial jika hanya menyuguhkan keindahan panorama alam atau kearifan budaya lokal yang dimilikinya.

Untuk meningkatkan daya tarik wisata, kata politikus asal Partai Golongan Karya Jateng ini, pemerintah daerah perlu melibatkan peran serta masyarakat untuk menciptaka kreasi dan inovasi, agar destinasi wisata tetap survive di tengah hambatan dan tantang badai pandemi.

Dia menilai pemerintah daerah di wilayah Jateng kini mulai menyadari arti pentingnya inovasi dan kreasi dalam mengembangkan sektor pariwisata unggulan. Ferry mencotohkan, event Semarang Flower Festival dan Semarang Heritafe Family 2022 yang dihelat Pemerintah Semarang dan Borobudur Creative Race 2022 yang digelar Pemprov Jateng bersama Pemkab Magelang, menunjukkan bukti bahwa pengembangan pariwisata membutuhkan daya tarik massal lainnya, seperti olahraga, budaya dan atraksi kesenian.

“Penggabungan dua atau tiga kegiatan dalam event pariwisata kini menjadi tuntutan masyarakat. Masyarakat tidak hanya butuh untuk menikmat keindahan alam di objek wisata, tapi mereka juga membutuhkan sarana lain, seperti olahraga dan lainnya,” kata Ferry.

 

Penampilan salah satu peserta Semarang Flower Festival

Penampilan salah satu peserta Semarang Flower Festival

Anggota legislatif asal daerah pemilihan Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Kebumen ini ada tiga hal yang harus diperhatikan para pengelola dalam pengembangan pariwisata. Ketiga hal tersebut, yakni sarana, pelaku pariwisa dan destinasi wisata.

Dalam pengembangan pariwisata, Ferry menekankan pengelola agar mengandalkan 3 F, yakni  food, fashion dan festival, sehingga dapat menarik wisatawan. Dengan penerapan 3 F, semua pemuda dapat diberi akses untuk berkreasi dan berinovasi untuk mengembangkan pariwisata di daerahnya.

Ferry menyarankan pemeritah perlu melakukan penataan terhadap destinasi wisata yang difokuskan menjadi objek wisata andalan. Dengan konsep yang jelas, pengembangan destinasi wisata menjadi terarah, sehingga nantinya bisa diharapkan mampu mendulang pendapatan daerah.

“Sudah saat pemerintah menerapkan strategi dan inovasi di sektor pariwisata dengan merangkul semua elemen masyarakat terkait. Kalau jika tidak bergerak cepat, Jateng akan tertinggal dalam pengembangan dengan daerah lain,” tandasnya. (adv/anf)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *