Ferry Ajak Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Pembangunan

Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono
Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono

SEMARANG (Awal.id) – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono mengajak para pemuda sebagai generasi penerus bangsa agar menjadi pelopor perubahan dan peningkatan pembangunan di segala sektor kehidupan.

Ajakan Ferry ini disampaikan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Jumat ini, 28 Oktober 2022.

“Pemuda harus aktif menjadi pelopor perubahan dan pembangunan. Sudah saatnya pemuda berdiri di barisan terdepan dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia, di semua bidang,” kata Ferry Wawan Cahyono, di Semarang, Jumat (18/10).

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat provinsi sendiri dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Wonosobo, Jumat pagi tadi. Ada pun tema Hari Sumpah Pemuda pada tahun ini, yakni ’Bersatu Bangun Bangsa.’

Politikus asal Partai Golkar ini menjelaskan makna dari sumpah pemuda di era sekarang adalah bagaimana menumbuhkan, memupuk dan meningkatkan kesadaran para generasi muda untuk aktif dalam mengisi kemerdekaan.

Ikrar para pemuda yang dilakukan pada 28 Oktober 2022 yang berisi: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia. Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia harus menjadi tonggak para pemuda jaman sekarang untuk membangun Indonesia agar bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain.

“Makna peingatan Sumpah Pemuda adalah kesadaran bersama seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu, berjuang mewujudkan cita-cita bangsa sebagai amanat penderitaan rakyat selama masa penjajahan,” katanya.

Ferry mengakui dinamika dan tantangan zaman pada era globalisasi menuntut para pemuda zaman now mampu untuk  beradaptasi dengan segala kemajuan dengan cara melakukan berbagai inovasi dan berpikir kritis terhadap informasi baru yang bisa membahayakan atau pun meningkatkan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat provinsi, di Alun-alun Kabupaten Wonosobo, Jumat (28/10).

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat provinsi, di Alun-alun Kabupaten Wonosobo, Jumat (28/10).

Pemuda, kata Ferry, merupakan aset bangsa yang diharapkan bisa menjadi pelopor perubahan serta pembina persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk bisa mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa, pemuda dituntut untuk memiliki peran yang besar dalam kehidupan bermasyarakat dalam membangun sendi-sendi kehidupan bernegara.

Dengan memiliki peran atau andil yang besar dalam bermasyarakat, lanjut Ferry, kaum pemuda bisa membantu pemerintah untuk mengedukasi dan mentranportasi tatanan kehidupan masyarakat yang lebih baik dan bermartabat.
Terkait dengan pembinaan di bidang ideologi bangsa, Ferry menyebut pemuda harus bisa berperan dalam menanamkan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia yang tercantum pada Pancasila.

“Sekarang ini banyak berita hoaks yang berupaya mengganti Pancasila sebagai dasar negara. Tugas untuk memerangi berita hoaks yang bisa memecahkan persatuan dan kesatuan itu menjadi salah satu tugas dari generasi muda,” ujarnya.

Anggota legislatif dari daerah pemilihan Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Kebumen ini menyebut untuk bisa berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang, generasi muda perlu memiliki bekal ilmu pengetahuan yang mumpuni.

Dengan memiliki kecerdasan intelektual, lanjut Ferry, pemuda dalam melakukan sesuatu akan bertindak logis, karena semua tindakannya sudah didasarkan pada pemikiran yang matang, dengan mempertimbangkan dampak, baik positif maupun negatifnya.

“Pemuda harus bisa menjadi visioner dan mampu memberikan masukan dan informasi positif bagi pemerintah dan masyarakat,” tandasnya. (adv/anf)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *