Ferry Senang Karya Perajin UMKM Jateng Banyak Diminati Pengunjung Expo Inacraft on October 2022

SEMARANG (Awal.id) – Sejumlah pelaku usaha micro kecil dan menengah (UMKM) Jawa Tengah (Jateng) ikut berpartisipasi dalam Expo Inacraft on October yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, mulai Rabu kemarin (26/10) hingga Minggu lusa (30/10).

Salah satu peserta asal Jateng yang ikut memamerkan hasil karya perajin UMKM di ajang Expo Inacraft on October yang dibuka Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno adalah Kabupaten Pemalang. Keikutansertaan di ajang ini merupakan yang kali kedua bagi perajin UMKM Kabupaten Pemalang.

Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono mengapresiasi kebijakan Pemkab Pemalang yang mampu mengantarkan hasil karya perajin UMKM di wilayah di Expo Inacraft on October di JCC. Keberanian untuk memamerkan karya pelaku UMKM ini tidak terlepas dari kesuksesan kabupaten tersebut saat menjadi salah satu peserta pameran pada tahun lalu.

“Kebijakan Pemkab Pemalang ini perlu dijadikan contoh bagi daerag-daerah lain di Jateng. Keikutsertaan perajin di event itu tidak hanya memamerkan hasil kerajinan pelaku UMKM, tapi juga membuka celah atau ruang bagi mereka untuk bisa mengembangkan usahanya di tingkat nasional, maupun internasional. Saya senang karya pelaku UMKM Jateng banyak diminati di ajang pameran ini,” kata Ferry di Semarang, Kamis (27/10).

Ferry menilai produk kerajinan pelaku UMKM Jateng yang dipamerkan, seperti batik, dan handcraft berupa sepatu, tas, home décor,  kerajinan dari limbah bambu, kayu jati, kain goyor batik, dan berbagai asesoris, tidak kalah kualitasnya dengan buatan luar negeri. Ini terbukti, banyak order yang mengalirkan kepada pelaku UMKM Jateng yang diraih saat pameran.

Dia berharap ketertarikan konsumen untuk menggunakan dan membelu hasil kerajinan perajin Jateng bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan agar nama Jateng sebagai penghasil produk kerajinan semakin moncer.

Di sisi lain, politisi asal Partai Golkar ini meminta pemerintah daerah dan dinas-dinas yang terkait dengan pengembangan UMKM agar terus memberikan kepelatihan, bimbingan dan peluang pemasaran kepada mereka, sehingga UMKM Jateng bisa naik kelas.

“Kalau pelaku awal merintis hingga mendirikan UMKM mendapat bimbingan dan pengarahan, saya yakin pelaku UMKM Jateng bisa tumbuh dan berkembang pesat. Mereka tidak saja bisa memenuhi permintaan produksi di daerahnya, tapi bisa menembus daerah-daerah lain, bahkan ke luar negeri,” ujarnya.

Politisi asal daerah pemilihan Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Kebumen ini mengaku optimis penguatan sektor UMKM bisa menjadi salah satu sarana untuk mengatasi resesi global. Di tengah situasi global yang membuat sejumlah negara mengalami resesi, Jateng bisa ikut mendukung Pemerintah Indonesia untuk menimalisir resesi ekonomi melalui peningkatan usaha yang dikelola pelaku UMKM.

“Pasar domestik kita menjadi andalan. Saya yakni kegiatan incaraft bisa meningkatkan penjualan UMKM, sehingga mampu mengurangi dampak resesi ekonomi global. Melalui pameran, Pemprov Jateng bisa memperkenalkan dan mendongkrak bisnis pelaku UMKM,” paparnya.

Sementara Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pemalang, Shanti Rosalia mengaku senang produk-produk UMKM di wilayahnya cukup diminati para pengunjung pameran.

“Peminat lebih banyak dari luar negeri. Mereka suka yang unik-unik, makanya kita bawa yang punya ciri khas. Wisatawan dari luar negeri sangat apresiasi dengan hasil kerajinan kita,” katanya dengan bangga.

Sedangkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang Mansur Hidayat, berharap warga Pemalang bisa menampilkan hasil karyanya lebih banyak lagi pada pelaksanaan Expo Inacraft tahun depan atau pada pameran-pameran sejenis. (adv/anf)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *