Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Pemkot Semarang Prioritaskan Tujuh Kelurahan

SEMARANG (Awal.Id) – Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan tujuh kelurahan menjadi prioritas Pemkot Semarang dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan.

“Sesuai Instruksi Presiden Joko Widodo, Kota Semarang telah dipilih daerah-daerah yang menjadi prioritas untuk percepatan penanganan kemiskinan. Tapi insyaa Allah di Semarang tidak ada kemiskinana ekstrim. Ada tujuh kelurahan di Kota Semarang yang menjadi prioritas,” ujar Mbak Ita sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu pada Sosialisasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Rooms Inc Hotel Semarang, Selasa (25/10)

Menurut Mbak Ita, kemiskinan dapat menjadi akar dari masalah lain, seperti stunting, pernikahan anak usia dini, KDRT, hingga kriminalitas. Untuk itu, dia berharap tujuh kelurahan diprioritaskan dengan berfokus pada penanganan masalah pengentasan kemiskinan dapat naik kelas, sehingga rantai masalah lainnya akan ikut terputus.

“Kami bersama-sama dengan Pak Sekda, asisten, staf ahli, sudah membahas terkait indikator-indikator yang menjadi kategori kemiskinan prioritas. Istilahnya kalau di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (KemenPPPA) ada yang namanya Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Indikatornya hampir sama. Kalau perempuan lebih berdaya, di rumah tangga dia disupport, anak-anaknya terlindungi, tentu bisa jadi masyarakat yang sejahtera,” pungkas Ita.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Semarang menyosialisasikan tata laksana musyawarah kelurahan yang nantinya akan diselenggarakan untuk mewujudkan database kemiskinan by name by address.

Database ini, lanjut dia, akan diolah, disusun, dan disampaikan kepada perangkat daerah, agar  ke depan bisa menjadi referensi prioritas pelaksanaan program-program penanggulangan kemiskinan pada tahun 2023. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *