Trio Srikandi Catur Jateng akan ’Dikeroyok’ Pelajar SMP pada Catur Simultan di Milad SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang

SEMARANG (Awal.id) – Dalam rangka memperingati Milad ke-21, SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang menggelar serangkaian lomba untuk tingkat SMP/Mts se-Kota Semarang, di kampus sekolahnya, pada 4-5 November mendatang.

Kepala Sekolah SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Tarno SPd MSi didampingi Penanggung Lawab Lomba Catur, H Zaenal Arifin SAg, di Semarang, Sabtu (29/10), menjelaskan kegiatan lomba yang dipertandingkan pada Milad ke-21, yakni Tartil Alquran, Peraturan Baris Berbaris (PBB) Pramuka dan Catur Simultan bersama trio Srikandi Kota Semarang, WIM Santi Nur Abidah, WFM Zahra Chumaira AH, dan MPW Angel Ruth.

Tarno menjelaskan tujuan digelarnya Milad ini adalah menjalin silaturahmi SMA Islam Sultan Agung 3 dengan SMP/Mts di Kota Semarang dan sekitarnya, memberikan kesempatan siswa untuk berkompetisi pada cabang futsal, catur, pramuka dan tartil quran, serta memperkenalkan sekolah ini kepada masyarakat Kota Semarang.

“Melalui lomba-lomba ini, kami ingin mencari bibit bibit unggul dalam bidang seni dan olah raga dan keagamaan di Kota Semarang,” kata Tarno.

Tarno menambahkan event ini juga akan dimanfaatkan pengelola SMA Islam Sultan Agung 3 sebagai sarana promosi dalam Penerimaan Peserta Didik (PPD) pada tahun 2023-2024.

Kepala Sekolah SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Tarno SPd MSi

Kepala Sekolah SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Tarno SPd MSi

Dikeroyok Pecatur Pelajar

Sementara itu, Tim Catur Kilat Beregu Putri Jateng peraih medali perunggu di PON XX Papua 2021, masing-masing WIM Santi Nur Abidah, WFM Zahra Chumaira AH, dan MPW Angel Ruth akan dikeroyok pecatur pelajar pada ajang catur simultan.

Penanggung Jawab Catur Simultan, H Zaenal Arifin SAg mengatakan panitia Milad ke-21 SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang sengaja menghadirkan pecatur putri senior andalan Percasi Jawa Tengah untuk memberikan bekal ilmu catur kepada siswa-siswa SMP/Mts agar bisa meningkatkan prestasinya di ajang olahraga otak tersebut.

“Catur merupakan olahraga baik untuk anak-anak sekolah, karena permainan catur dapat meningkatkan daya ingat, meningkatkan daya konsentrasi dan meningkatkan perkembangan otak,” jelas Zaenal.

Pada catur simulatan, Zaenal menargetkan kegiatan ini bisa diikuti sekitar 70 siswa/siswi SMP maupun Mts di Kota Semarang dan sekitarnya. Untuk itu, dia berharap para peserta yang ingin mengikuti catur simultan segera mendaftarkan diri, karena jika kuota 70 peserta sudah terpenuhi panitia akan menutup pendaftaran. “Bagi siswa yang belum daftar, segera buruan mendaftar,” katanya.

Zaenal menambahkan dalam mengelar catur simultan ini, pihak bekerja sama dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Semarang sebagai organisasi yang mewadahi olahraga catur di Kota Lumpia ini.  (*)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *