Disdukcapil Kendal Sosialisasikan Adminduk kepada Masyarakat

KENDAL (Awal.id) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kendal menggandeng anggota DPRD Kendal menggelar Sosialisasi Administrasi Kependudukan, di Aula Kecamatan Ringinarum, Rabu (2/11).

Hadir anggota DPRD Kendal Komisi D, Siswoyo dan Teguh Santosa beserta Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil, Jaelani.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil, Jaelani menjelaskan kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan karena masih banyaknya masyarakat yang belum begitu faham terkait administrasi kependudukan (adminduk) salah satunya masih banyak permasalahan-permasalahan yang kurang bisa dimengerti oleh masyarakat.

“Dengan adanya kolaborasi ini mudah-mudahan bisa memberikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap bisa menyukseskan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA),” harap Jaelani.

Dikatakan jumlah penduduk di Kabupaten Kendal saat ini mencapai 1.038.863 jiwa, sementara jumlah penduduk wajib KTP adalah 794.861 jiwa dan penduduk wajib KIA berjumlah 244.182 jiwa. Menurutnya, capaian adminduk di Kabupaten Kendal saat ini masih sekitar 88 persen.

“Diharapkan masing-masing penduduk harus memiliki KK, Akte dan KTP. Kenyataannya sampai saat ini belum memenuhi target yang diharapkan,” ungkapnya

Dia mengimbau masyarakat bisa mengurus adminduk sendiri tanpa menggunakan perantara. Karena banyaknya kemudahan-kemudahan yang telah diberikan pemerintah dalam proses pengurusan adminduk.

Anggota DPRD Kendal Siswoyo menjelaskan, pentingnya adminduk bagi masyarakat. Adminduk pada hakikatnya memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Pemerintah menuju masyarakat yang sejahtera dan bahagia.

“Disdukcapil juga memfasilitasi dan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan dokumen yang dibutuhkan. Sekarang semuanya mudah, gratis,” tutur Siswoyo.

Siswoyo menilai kepemilikan dokumen kependudukan saat penting bagi anggota masyarakat. Dia berharap masyarakat memiliki kesadaran tinggi untuk mengurus adminduk.

“Semua warga harus mempunyai identitas kependudukan yang selalu di-update. Kita harus sadar bahwa identitas penduduk ini sangat penting dan wajib dimiliki, karena sekarang mau mengurus apa saja wajib melampirkan identitas penduduk, misalnya BPJS,” katanya.

Terpisah, anggota DPRD Kendal dari Partai Gerindra Teguh Santosa mengajak masyarakat di Kabupaten Kendal bisa memanfaatkan pelayanan dan kemudahan yang diberikan pemerintah dalam proses pengurusan adminduk.

“Kami berharap bahwa masyarakat di Kabupaten Kendal itu bisa memanfaatkan pelayanan adminduk secara mudah dan gratis ini, sehingga tujuan pemerintah bisa segera tercapai,” pungkas Teguh Santoso. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *