Disporapar Kendal Kukuhkan Wisata Bobogan Village Sidomukti

KENDAL (Awal.id) – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Achmad Ircham Chalid mengukuhkan Desa Wisata dan Grand Opening Bobogan Village Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Minggu (6/11).

Ircham mengatakan kreativitas dan inovasi para anak muda bisa membantu mengembangkan potensi wisata yang ada di Desa Sidomukti, sehingga nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami berharap kepada Pokdarwis yang nantinya mengelola Bobogan Village ini bisa lebih berkreasi dan berinovasi. Yang lebih penting lagi mereka bisa membentuk tim kreatif, sehingga mereka akan selalu berfikir kira-kira apa yang perlu diperbarui, apa yang akan ditampilkan. Semua ini untuk memperbanyak variasi di tempat ini,” ujar Ircham.

Menuru di, pengukuhan Desa Wisata Sidomukti ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Kendal, yakni untuk memajukan pariwisata di Kabupaten Kendal.

“Semoga ini bisa menambah alternatif pariwisata di Kendal, sehingga masyarakat yang datang ke sini semakin banyak, dan banyak pilihan yang dikunjungi,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dispermasdes, Yanuar Fatoni menambahkan, jika pariwisata terkelola dengan baik, maka akan berdampak baik, di antaranya pemberdayaan seni dan budaya, pemberdayaan ekonomi kreatif, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

“Jika masyarakat di sekitar diberdayakan, insyaallah wisata di sini bisa kita kembangkan,” tandas Yanuar.

Sementara Kepada Desa Sidomukti, Pujiono mengungkapkan, meskipun belum sempurna, namun Bobogan Village akan mulai dibuka untuk umum. Untuk menambah daya tarik wisata, pihaknya juga menyuguhkan paket wisata lainnya, seperti wisata edukasi Talang Gantung, serta wisata religi, yakni Makam Simbah Kyai Imam Puro dan Gua Bunda Maria.

“Wisata ini nantinya dikelola Pokdarwis dan sudah dikukuhkan, harapannya kita bisa meneruskan perjuangan kita untuk mengembangkan desa wisata di Sidomukti, sehingga bisa meningkatkan pendapatan asli aaerah (PAD) Desa Sidomukti,” jelas Pujiono. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *