KONI Jateng Gelar Lomba Logo dan Maskot Porprov XVI 2023

SEMARANG (Awal.id) –  KONI Jawa Tengah menggelar perlombaan desain logo dan maskot untuk (Pekan Olah Raga Provinsi) Porprov Jateng XVI 2023.

Plt Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Bambang Rahardjo Munadjat mengatakan hal tersebut diselenggarakan sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

“Kami me-launching lomba logo dan maskot untuk Porprov XVI tahun 2023. Desain logo dan maskot dilakukan sesuai arahan Pak Gubernur agar bisa dipilih yang terbaik dan kriteria-kriteria sudah disusun oleh panitia dan melibatkan tim penilai yang tidak semua berasal dari KONI Jateng,” ungkap Bambang, di Kantor Koni Jateng, (29/11).

Ia menuturkan botentifikasi logo dan maskot mengarah ke khasan daerah Pati Raya. Maka, logo dan maskot harus berakar dari budaya atau kekhasan daerah Pati Raya.

“Jadi tidak bisa kita gunakan logo dan maskot yang berasal dari daerah lain di Jateng. Harus spesifik, harus khusus dan logo maskot tersebut yang akan dipergunakan saat Porprov,” ujarnya.

Ketua Panitia Darjo Soyat menambahkan beberapa info sudah diselipkan, seperti lomba desain logo dan maskot dikhususkan persyaratan utama peserta ber-KTP Jawa Tengah. Pendaftarannya mulai 1 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.

“Mereka bisa saja domisili luar Jateng tetapi ber-KTP Jateng. Lomba ini bisa diikuti perorangan atau beregu. Kemudian desain logo dan maskot ini hak cipta akan jadi milik koni Jateng,” tambah Darjo.

Darjo membeberkan desain Logo Porprov XVI 2023 Jawa Tengah bermuatan makna simbolik ikon Pati Raya (misalnya: dari slogan Pati Bumi Mina Tani). Desain Logo bisa menggambarkan secara mudah identifikasi tentang Pati Raya (misalnya ikan bandeng, atau batik khas Pesantenan). Desain Logo bermuatan spirit optimisme mencapai prestasi dalam olahraga.

Mengandung pemahaman dan filosofi, dinamika masyarakat dan kekayaan alam Jawa Tengah, khususnya wilayah Pati Raya tentang alam, budaya, flora dan fauna. Dilambangkan atau disimbolkan yang mudah dipahami.

Desain Maskot Porprov XVI 2023 Jawa Tengah menggambarkan bentuk dasar hewan ikonik Pati Raya yang ditampilkan sebagai sosok ramah, akrab, dan bersemangat persaudaraan. Desain Maskot memuat makna ekspresi sportivitas dalam olahraga.

“Mengandung pemahaman dan filosofi, dinamika masyarakat dan kekayaan alam Jawa tengah  khususnya wilayah Pati raya, tentang alam, budaya, flora dan fauna. Dilambangkan atau disimbolkan yang mudah dipahami. Harus mengandung filosof dinamika kekayaan alam Jateng, khususnya di Pati Raya,” tandasnya.

Nantinya, para juara akan mendapatkan Rp 10 juta untuk Juara 1, Rp 7,5 juta untuk Juara 2 dan Rp 5 juta untuk Juara 3. Juara maskot sama dengan juara logo.

“Pengiriman logo melalui file bit.ly pada 1 Desember 2022 – 2 Januari 2023. File bisa jpg, png, jpeg, menguploadnya ke bit.ly. Penetapan pemenang pada 23 Januari 2023,” jelasnya. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *