Widya Laksmana Juarai Catur Simultan Milad ke-21 SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang

Ketua Pengkot Percasi Semarang Didik Saktiaji SKom  disaksikan Kepala Sekolah SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Tarno SPd MSi menyerahkan piala kepada juara pertama catur simultan, Widya Laksmana, siswa SMP Al Azhar.
Ketua Pengkot Percasi Semarang Didik Saktiaji SKom  disaksikan Kepala Sekolah SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Tarno SPd MSi menyerahkan piala kepada juara pertama catur simultan, Widya Laksmana, siswa SMP Al Azhar.

SEMARANG (Awal.id) – Widya Laksmana, siswa SMP Al Azhar, Kota Semarang keluar sebagai juara catur simultan peringatan Milad ke-21 SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang yang digelar di sekolah setempat, Sabtu (5/11).

Pada catur simultan itu, sebanyak 26 peserta yang berasal dari SMP/Mts Kota Semarang dan sekitarnya berhadapan dengan tiga pecatur andalan Kota Semarang, yakni WIM Santi Nur Abidah, WFM Zahra Chumaira AH, dan Godwin Liem.

Sedianya catur simultan dalam ulang tahun SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang ke-21, panitia akan menampilkan trio Srikandi Catur Kota Semarang yang menjadi penyumbang medali perunggu untuk kontingan Jateng di PON XX Papua 2021, yakni WIM Santi Nur Abidah, WFM Zahra Chumaira AH, dan MPW Angel Ruth. Namun, karena Angel Ruth berhalangan hadir, posisinya digantikan pecatur junior Godwin Liem.

Sedangkan juara kedua diraih M Ilham Rizky Mualana, siswa SMPN 1 Welahan Jepara. Kedua juara itu merupakan peserta yang mampu meraih kemenangan pada lomba catur simultan. Namun, Widya yang mampu membukukan kemenangan lebih cepat daripada Ilham oleh wasit Adinomo diputuskan sebagai juara pertamanya.

Atas prestasi tersebut, Widya dan Ilham mendapat piala tetap, piagam dari Percasi Kota Semarang dan bingkisan menarik dari panitia lomba.

Sementara lima pecatur pelajar mampu menahan imbang atau remis pada catur simultan, masing-masing Haefal Cahya Rambang (SMPN 1 Bangri, Jepara), Sebastian Alexander TC (SMPN 9 Semarang), Aisyela Nobita (SMPn 3 Semarang), Muhammad Rabika Alghazali (SMPN Mlonggo, Jepara) dan Raihana KA (SMP Islam Sultan Agung 1 Semarang), ditetapkan sebagai juara harapan dan memperoleh piagam dari Percasi Kota Semarang serta bingkisan dari panitia.

Pecatur putri andalan Kota Semarang, WFM Zahra Chumaira AH saat menghadapi para pecatur pelajar.

Pecatur putri andalan Kota Semarang, WFM Zahra Chumaira AH saat menghadapi para pecatur pelajar.

Kepala Sekolah SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Tarno SPd MSi mengatakan olahraga catur banyak memiliki berbagai keunggulan bagi para pelajar. Keunggulan itu, antara lain meningkatkan kecerdasan siswa, meningkatkan kosentrasi dan daya ingat, melatih kesabaran serta meningkatkan perkembangan otak.

Pada kesempatan itu, Tarno mengapresiasi seluruh peserta catur simultan, karena sudah bermain sportif. Menang atau kalau merupakan hal biasa dalam suatu pertandingan olahraga, namun sportivitas harus dijunjung tinggi agar prestasi yang diraih memiliki nilai, dan sehingga kemenangan itu diraih secara bermartabat.

“Sportivitas harus dijaga dalam setiap kejuaraan olahraga. Atlet yang bisa menjaga sportivitas, dia akan memiliki martabat, tanpa melihat hasilnya, menang atau pun kalah,” paparnya.

Tarno memaparkan para juara catur dan juara harapan catur simultan akan mendapat apresiasi yang tinggi dari pengelola SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang. Pecatur pelajar yang mampu menorehkan prestasi di ajang ini, yang dibuktikan dengan sertifikat dari Percasi Kota Semarang, akan mendapat fasilitas dari instansinya berupa bebas uang gedung atau gratis jika mereka akan melanjutkan sekolah ke jenjang SLTA.

“Juara pertama pada catur simultan ini akan kami gratiskan alias bebas 100 persen membayar uang gedung, Juara kedua, kami beri potongan 75 persen dan juara harapan kami berikan diskon 25 persen,” kata Tarno.

Kepala Sekolah SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Tarno SPd MSi (tengah)  didampingi Penanggung Lawab Lomba Catur, H Zaenal Arifin Sag (kiri) dan panitia lomba catur simultan, Ahmad Rofi’I MSe siap menggelar kembali kejuaraan catur tingkat pelajar pada tahun depan.

Kepala Sekolah SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Tarno SPd MSi (tengah)  didampingi Penanggung Lawab Lomba Catur, H Zaenal Arifin Sag (kiri) dan panitia lomba catur simultan, Ahmad Rofi’I MSe siap menggelar kembali kejuaraan catur tingkat pelajar pada tahun depan.

Tarno mengungkapkan melihat tingginya animo pelajar SMP terhadap olahraga catur ini, pihaknya akan menjadikan kejuaraan catur tingkat pelajar sebagai agenda tetap pada milad SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang pada tahun mendatang.

“Kami sudah bersinergi dengan Percasi Kota Semarang untuk mengagendakan kejuaraan catur pelajar di SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang. Pada milad tahun depan, kami akan meningkatkan jumlah peserta dan kegiatan nanti juga bisa diikuti pelajar tingkat SLTA,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengkot Percasi Semarang Didik Saktiaji SKom mengapresiasi kebijakan pengampu SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang yang ingin mengagendakan catur sebagai agenda tahunan pada peringatan milad sekolah ini.

“Saya ikut bangga dan memberikan apresiasi kepada Pak Tarno yang siap mengagendakan kejuaraan catur pelajar di sekolah binaannya. Mudah-mudahan, dengan banyaknya kejuaraan tingkat pelajar, Kota Semarang akan memiliki bibit-bibit pecatur muda potensial yang bisa membanggakan daerah di tingkat nasional,” katanya. (*)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *