Peringati Hari Bakti Pekerjaan Umum, Dinas PUPR Kendal Targetkan Pembangunan Selesai 2023

KENDAL (Awal.id) – Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-77 di Kabupaten Kendal, Dinas PUPR diminta untuk segera menyelesaikan beberapa infrastruktur yang belum tergarap di Kendal.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, masih ada pekerjaan yang belum dikerjakan kurang lebih sebesar 13 persen, dalam penyelesaian pembangunan infrastruktur di Kendal.

“Kita masih pekerjaan yang belum kita bangun, yang rusak parah, dan itu sudah ada kajian, prioritas mana yang akan kita kerjakan. Prinsipnya akan kita selesaikan di tahun 2023,” tandas Bupati, usai mengikuti apel Hari Bakti PU di Halaman Kantor Dinas PUPR Kendal, Senin (5/12).

Sementara itu Plt DPUPR, Sudaryanto menjelaskan, beberapa akses yang belum tergarap, yaitu kecamatan khususnya di Kendal bagian atas, yang terpencil, yang berbatasan dengan kabupaten lain.

“Pekerjaan infrastruktur, di beberapa kecamatan, terutama Kendal bagian atas yang belum tergarap, yang letaknya terpencil dan berbatasan dengan kabupaten lain,” jelasnya.

Sudaryanto mengatakan, dalam penetapan anggaran 2023 untuk PUPR sebesar Rp 50 miliar. Anggaran tersebut, menurutnya, untuk pembangunan jalan dan biaya penunjang.

“Anggaran untuk biaya konsultan, perencanaan, dan juga pengawasan. Kalau untuk fisiknya diperkirakan sebesar Rp 40 miliar,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, di tahun 2021 dirinya telah berhasil menyelesaikan pembangunan infrastruktur. Meliputi, bidang cipta karya, yaitu pemenuhan akses sanitasi layak sebesar 90,52 persen dan 16 rekomendasi Sertifikat Layak Fungsi (SLF) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta 94,03 persen akses air minum masyarakat.

“Bidang sumber daya air, menormalisasi 6.567 hektar daerah irigasi sehingga kondisinya baik. Selain itu bidang bina marga, telah direhabilitasi dan rekrontruksi 17 ruas jalan, rehabilitasi dua jembatan dengan panjang 10.757 km,” tutur Sudaryanto.

Dia menambahkan, bidang tata ruang tahun 2021 mensertifikatkan 629 bidang tanah aset pemerintah daerah. Bidang Perumahan Rakyat, meningkatkan 1.294 rumah dalam pelaksanaan RTLH dan membangun 178 rumah baru.

“Kawasan Permukiman merevitalisasi dua kawasan kumuh Kelurahan Bandengan dan Karangsari pada tahun 2021 sudah berhasil mengurangi kawasan kumuh seluas 178,16 hektar,”bebernya. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *