Undip Siap Dukung Program Pembinaan KONI Jateng

Rektor Undip Prof Yos Johan Utama foto bersama dengan Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana Ventura dan pengurus KONI Jateng seusai acara audiensi di Rektorat Undip.
Rektor Undip Prof Yos Johan Utama foto bersama dengan Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana Ventura dan pengurus KONI Jateng seusai acara audiensi di Rektorat Undip.

SEMARANG (Awal.id) – Universitas Diponegoro (Undip) Semarang siap mendukung program pembinaan olahraga KONI Jateng dalam mencetak prestasi atlet di kancah nasional. 

Hal itu dikemukakan Rektor Prof Yos Johan Utama kepada Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana dalam audiensi di Rektorat, Senin (16/1/2023) lalu.

Pada audensi tersebut, Bona Ventura Sulistiana didampingi Plt Ketua Umum KONI Jateng Bambang Rahardjo Munadjat dan Wakil Ketua Umum II dan III Soedjatmiko dan Harry Nuryanto, Sekum Ahmad Ris Ediyanto, Kabid Diktar Handojo dan Kabid Media-Humas Darjo Soyat serta staf KONI Beni Thobir.

Prof Yos Johan Utama mengatakan dalam penerimaan mahasiswa, Undip memiliki jalur khusus, yakni Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB). Jalur ini menerima calon mahasiswa dengan prestasi di berbagai sektor, mulai olahraga, keagamaan, sains dan teknologi.

“Melalui hal tersebut, tentunya banyak hal yang bisa kami kerjakan untuk KONI Jateng, tergantung apa yang dibutuhkan KONI,” ungkap Prof Yos Johan.

Ia menjelaskan syarat minimal untuk diterima lewat jalur tesebut adalah juara 1 (tingkat provinsi), dan juara 1, 2, 3 (nasional dan internasional). Gelar juara tersebut diselenggarakan oleh lembaga yang kompeten. misalnya olahraga oleh KONI dan Pengprov Cabang Olahraga. Namun ketika sudah menjadi mahasiswa, perlakuannya sama dengan mahasiswa program lainnya, misalnya presensi kehadiran harus 75 persen.

“Kondisi ini sepertinya sulit dipenuhi oleh atlet Jateng yang harus latihan keras tiap harinya. Kalau sekadar bisa diterima dan masuk Undip bisa saja. Tetapi untuk memenuhi persyaratan akademis seperti kehadiran kuliah, kami tidak bisa memberi toleransi. Sistemnya sangat ketat,” beber Yos.

Meski demikian, Plt Ketua Umum KONI Jateng Bambang Rahardjo Munadjat menambahkan Undip tetap bisa berperan dalam pembinaan olahraga.

Salah satunya, pendampingan untuk psikologi atlet bekerja sama dengan Fakultas Psikologi. Ia pun menyebut pembinaan psikologi bisa bekerja sama dengan Undip.

“Nah itu. Atlet pun butuh pembinaan psikologi, sehingga muncul rasa percaya diri dalam bertanding. Dan sebaliknya juga tidak boleh over confident,” kata Bambang.

Bambang juga menyebutkan, Rektor Undip bersama beberapa pimpinan perguruan tinggi di Jateng ditetapkan dalam SK No 25 KONI Pusat merupakan Dewan Penasihat Pengurus KONI Jateng.

“Ini juga perlu kami beritahukan kepada Pak Rektor. Jadi kami merasa perlu untuk bersilaturahmi ke sini,” tutup Bambang. (is)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *